UniqMag

Hati-hati Transaksi Non Tunai Pakai Kartu Kredit

berita terkini
Chaidir saat menjadi pemateri dalam pelatihan PWI di Tretes, Pasuruan.
JEMBER, (Suara Indonesia) - Bank Indonesia mengingatkan masyarakat, agar menghindari transaksi non tunai menggunakan kartu kredit atau debit, dengan dua kali gesek pada mesin kasir.

Karena profil dan data pemegang kartu, bisa di copy dan terekam otomatis di mesin tersebut. Pernyataan tersebutr disampaikan oleh kepala operasional sistem pembayaran kantor perwakilan Bank Indonesia Jember, Chaidir.

“Kami menghimbau pemegang kartu kredit maupun kartu debit, agar memastikan jika kartunya digesek pada mesin electronik data capture atau edc, bukan pada mesin kasir,” terangnya saat menjadi pemateri acara pelatihan PWI di Tretes Pasuruan, ( 24/9).

Chaidir mengatakan, jika perlu, pemegang kartu harus menolak apabila kasir hendak meminta menggesek kartunya di mesin kasir sampai 2 kali secara berturut-turut.

“Saat melakukan pembayaran dengan cara non tunai tersebut, untuk menghindari adanya kemungkinan data kartu terekam dan dimanfaatkan untuk aksi kejahatan pihak lain, kita harus mengantisipasi itu,” bebernya.

Selain itu, lanjut dia, jika kasir hendak menggesek pada mesin kasir, pemegang kartu kredit atau debit, bisa menolak dan minta menggunakan cara manual.

“Yakni, memasukkan 16 angka yang tertera pada kartunya pada mesin kasir tersebut. Itu sangat-sangat rawan. Yang tidak kalah pentingnya, upayakan ganti pin minimal satu bulan satu kali,” tambahnya.

Reporter : Azikin Pratama
Editor : Dedi Kurniawan
Berita Sebelumnya Peringati HUT TNI, Korem 091/ ASN Adakan Kegiatan Anjangsana
Berita Selanjutnya Partai Nasdem OKI Pertama Daftar Bacaleg ke KPU

Komentar Anda