UniqMag

NTB Kekurangan Stok Bawang Putih

berita terkini
pedagang bawang putih di NTB

MATARAM, (suaraindonesia.co.id) – Hingga saat ini provinsi Nusa Tenggara Barat masih kerunagan stok bawang putih. Kekurangan stok bawang putih dikarenakan komoditas ini tidak bias di tanam di semua musim.

Selain itu, stok bawang putih dari Sembalum juga belum bias memenuhi kebutuhan konsumen. Akibatnya provinsi NTB terpaksa mendatangkan bwang putih dari daerah lain.

“Kita masih datangkan bawang putih dari pulau Jawa,” ujar Kepala Seksi Sarana Distribusi dan Logistik Dinas Perdagangan NTB, Lalu Suparno di ruang kerjanya.

Ia mengakui, NTB  pernah mengalami kelangkaan bawang putih. Seperti 3 bulan yang lalu, bawang putih sempat langka di pasaran. Hal ini dikarenakan pengiriman bawang putih dari pulau Jawa sempat tersendat.

“Selain itu bawang putih dari luar Lombok juga lebih murah, sehingga banyak distributor banyak mengambil bawang putih dari luar daerah,” paparnya.

Untuk menambah stok bawang putih di daerah, pemerintah akan menambah luas lahan produktif bawang putih. Diakui, setiap tahun dinas Pertanian selalu menciptakan sawah baru. Ia berharap kedepan percetakan sawah baru dilakukan pada daerah produktif bawang putih.

Terpisah, salah seorang pedagang bawang putih di Pasar Induk Mandalika Imanuddin mengatakan, konsumsi bawang putih di NTB cukup tinggi. Ia bias menjual belasan ton bawang putih hanya dalam sepekan. 

Ia biasa mendatangkan bawang putih dari Sembalun atau Pulau Jawa. “Kalau stok Sembalum sedikit, saya biasa datangkan dari Jawa. Sekali datangg bisa dua sampai tiga truck,” ungkapnya.

Reporter : Lukmanul Hakim
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Ratusan Mahasiswa HPPMI Maros, Mendatangi Polda Sulsel
Berita Selanjutnya Partai Nasdem OKI Pertama Daftar Bacaleg ke KPU

Komentar Anda