UniqMag

Kementerian Pertanian Bantu Alsintan ke Pemkot Makassar

berita terkini
Saat Balitbang Kementan Menyerahkan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani di Kota Makassar

MAKASSAR, (suaraindonesia.co.id)-Kementerian Pertanian melalui Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI, memberi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke Pemerintah Kota Makassar.

Bantuan tersebut diserahkan pada acara pertemuan monitoring evaluasi dan database pertanian TA 2017 dengan penandatanganan MoU antara Badan Litbang Kementerian Pertanian RI dan Pemkot Makassar tentang pembangunan dan pengembangan pertanian Kota Makassar, di Hotel Grand Asia, Jl Boulevard, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/11).

Alsintan yang diberikan yakni tujuh unit handtraktor kepada kelompok tani Parinring, Romang Tangnga, Tambasa, Pattukangan, Kassi, Buntusu, Lakkang Lompoa.                      

Delapan unit Cultivator atau alat mesin pengelolaan lahan diberikan kepada kelompok tani Pucuk Merah (Sudiang), Makmur ( Paccerakkang), Selasih (Bangkala), Mampang dan Bontoa (Barombong).

Selain itu ada juga tiga unit Transplanter atau mesin tanam padi yang diberikan kepada kelompok tani Suka Maju (Bangkala) dan Maminasae (Tamangapa).

"Kita serahkan 15 traktor dan kultivator. Sulsel memang banyak diberi bantuan oleh Menteri Pertanian karena ingin melihat Sulsel maju, apalagi kalau Pemda mendukung, Menteri sangat respon," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Muh Syakir.

Syakir melanjutkan, Pemerintah Kota Makassar dinilai telah berhasil mengimplementasikan pertanian modern yang selama ini dikembangkan dan dicita-citakan oleh Kementerian Pertanian.

Syakir menambahkan, inovasi yang dikembangkan oleh pemerintah kota Makassar berupa lorong garden hingga badan usaha lorong (BULo) juga mendapatkan apresiasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian kementrian Pertanian RI.

Untuk itu, Balitbang akan membantu pengembangan usaha pertanian lorong tersebut dengan memberi bantuan alsintan dan juga pelatihan.

"Dalam rangka menyongsong pertanian organik, Balitbang akan memberikan juga pelatihan cara pembuatan pupuk organik, cara pengolahan bio organik, cara membuat pupuk hayati, dan lain-lain," pungkasnya.

Reporter :
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya BPTP Kaltim Buka Sawah Baru
Berita Selanjutnya Jalin Silaturahmi & Kekompakan, Ketua RT 012/RW 02 Kota Bambu Utara Jakarta Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia

Komentar Anda