UniqMag

Harga Semen Tinggi, Mendagri Minta Gubernur Lapor Menteri BUMN

berita terkini
Mendagri Tjhajo Kumolo Didampingi Gubernur Papua Barat Dominggus saat Prosesi Penjemputan Secara Adat di Manokwari.

MANOKWARI, (suaraindonesia.co.id) - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan segera menyampaikan laporan kepada Menteri BUMN terkait tingginya harga semen di wilayah Provinsi Papua Barat.

Mendagri mengatakan, telah menerima masukan dari Anggota DPRD Papua Barat terkait mahalnya harga semen di Papua Barat. Mestinya harga semen di Papua Barat lebih murah setelah beroperasinya PT. SDIC Papua Cemen Indonesia di Manokwari.

"Masukan Anggota DPR terkait harga semen yang masih mahal. Pak gubernur segera masukan laporan kepada menteri BUMN," kata Tjahjo Kumolo, Selasa (21/11) lalu, ketika berada di manokwari. 

Dia berharap dengan laporan tersebut, Menteri BUMN dapat mencari solusi untuk menekan tingginya harga semen maupun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah ini.

"Supaya harga semen, harga BBM sesuai visi Bapak Presiden agar di seluruh Indonesia harganya semuanya sama antara di jakarta dan di Papua sama," ucapnya.

Untuk itu, Mendagri meminta gubernur menjelaskan kendala apa saja yang dihadapi pemerintah daerah sehingga masih terdapat kesenjangan (disparitas) harga di Papua.

"Saya yakin kalau kita serius, persoalan disparitas harga ini bisa diatasi. Saya melihat ibu Menteri BUMN juga terus melakukan jou selling ke Papua untuk memastikan harga-harga harus sama," ujar Mendagri seraya berharap Gubernur dapat memfasilitasi pertemuan antara pihak manajemen PT. SDIC Papua Cemen Indonesia dengan Menteri BUMN.

PT. SDIC Papua Cemen Indonesia merupakan Perusahaan BUMN milik pemerintah Cina yang menanamkan investasinya di Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari.

Sejak akhir 2016 lalu, PT. SDIC PCI telah memproduksi semen dengan branded semen Conch Maruni. Harga jual semen ini bervariasi, mulai dari Rp. 70.000 hingga Rp. 80.000, harga ini tidak jauh beda dengan harga semen merek Tonasa, Gresik, Tiga Roda dan semen lainnya yang juga dijual di Papua Barat.

Reporter : Rizaldy
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Pendidikan yang Membebaskan
Berita Selanjutnya Partai Nasdem OKI Pertama Daftar Bacaleg ke KPU

Komentar Anda