UniqMag

BPTP Kaltim Kembangkan Varietas Inpago 8 di Petani Kutim

berita terkini
Pelaksanaan Tanam Bersama BPTP Kaltim di Kutim

 

SAMARINDA, (Suaraindonesia.co.id) - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kaltim, terus berupaya kembangkan pertanian di dengan penyediaan varietas unggul baru (VUB) guna menyongsong program ketahanan pangan.  Salah satu VUB tersebut adalah Inpago 8 yang dapat ditanam di lahan kering.

Mengawali tahun 2018 ini, mereka melakukan penanaman bersama dengan VUB Inpago 8 tersebut di  Desa Suka Damai, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis (4/01/18). Penanaman tersebut menggunakan sistem tanam jajar legowo (jarwo) dengan harapan mendapatkan hasil produksi yang lebih optimal.

“Pada penanaman sistem Jajar Legowo atau Jarwo ini, benih dan tenaga kerja yang dibutuhkan lebih banyak  dibandingkan dengan sistem yang lain. Namun akan diimbangi dengan peningkatan kualitas dan kuantitas gabah yang dihasilkan," terang Kepala BPTP Kaltim, Muhammad Amin disela-sela penanaman tersebut.

Menurutnya, VUB Inpago 8 ini banyak memiliki kelebihan seperti tahan terhadap penyakit dan Toleran terhadap kekeringan, sehingga sangat cocok dengan tanah diwilayah kaltim.

Ia menambahkan, jika melihat jargon dari kementan yang teranyar “Tiada hari tanpa tanam, tiada hari tanpa panen” menunjukan jika, bangsa Indonesia saat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya menuju swasembada. Selain itu, khusus diwilayah Kaltim, program cetak sawah baru atau Luas Tambah Tanam (LTT) terus bertambah.

“Melalui gerakan tanam bersama diharapkan, petani semakin termotivasi untuk kembali ke lahan sawah. Menanam padi dalam rangka mencapai kemandirian penyediaan pangan secara local,” tambahnya.

 

Reporter : Muhammad
Editor : Dedi Kurniawan
Berita Sebelumnya Tujuh Partai Politik Resmi Dukung Pasangan Calon Dhafir Hidayat
Berita Selanjutnya Jalin Silaturahmi & Kekompakan, Ketua RT 012/RW 02 Kota Bambu Utara Jakarta Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia

Komentar Anda