UniqMag

FJT Kapongan Potensi Situbondo, FKIM Gelar Rakor

berita terkini
Saat Rakor FKIM bersama Panitia FJT Kapongan Situbondo

SITUBONDO, (Suaraindonesia.co.id) Pengurus Forum Komunikasi dan Informasi Masyarakat (FKIM) Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, kembali menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi dengan panitia penyelenggara kegiatan Festival Jajanan Tradisional (FJT) setelah sekitar sembilan hari festival dilaksanakan di Taman Lanceng lapangan Kapongan. Senin, (05/02).

Zaini Miftah, Presiden FKIM Kapongan mengatakan, dilaksanakannya rakor merupakan bentuk komitmen dan rasa tanggung jawab panitia penyelenggara untuk melestarikan jajanan tradisional di era milenial ini.

“Kami FKIM dan panitia FJT optimis akan keberlangsungan pasar jajanan tradisional di Kapongan. Sebab di era milenial, pasar jajanan semacam ini cukup langka. Sehingga kedepan pasar ini diproyeksikan untuk menjadi ikon Kabupaten Situbondo,” ungkapnya.

Sementara, Joni selaku ketua panitia FJT mengakui, terlaksananya FJT telah memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat. Selain bisa mengedukasi masyarakat akan budaya khas makanan lokal, juga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang.

“Sebelum ada FJT, perhari mereka maksimal mengantongi 50 hingga 100 ribu. Namun sejak ada kegiatan FJT keuntungan per hari bisa mencapai 400 hingga 500 ribu,” katanya.

Pria yang akrab di panggil Eeng menambahkan, pasar jajanan tradisional ini direncanakan akan digelar kembali pada bulan Maret 2018. 

“Seiring dengan adanya program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo,  yakni kunjugan wisata 2019. FJT diharapkan menjadi salah satu potensi Kabupaten untuk dipresentasikan kepada wisatawan,” pungkasnya. (Ainur)

 
Reporter : Azikin Pratama
Editor : Dedi Kurniawan
Berita Sebelumnya Kunjungi Pasar Wayhalim Bandar Lampung, Ini Kata Bupati Lampung Timur
Berita Selanjutnya Resort Wolrd Sentosa Tawari Pengunjung Melatih Dinosaurus atau Mengatasi Kejahatan Laut

Komentar Anda