UniqMag

Petani Sudiang Tolak Impor Beras, Berikut Penjelasannya

berita terkini
Petani Sudiang Kec. Biringkanaya, Makassar Menolak Impor Beras yang Dilakukan Pemerintah

MAROS, (suaraindonesia.co.id)-Sejumlah petani di Laikang Sudiang Kec. Biringkanaya Kota Makassar, khawatir harga jual gabah akan anjlok pada musim panen mendatang. Hal tersebut diprediksi akan terjadi jika rencana Pemerintah untuk mengimpor beras pada akhir bulan ini, tercapai.

Seorang petani yang juga aktivis petani Center, Muh Arif Daeng Rifo mengatakan, Rabu (07/02) harga jual gabah sudah sering berkurang setiap musim panen, lantaran Bulog tidak mampu menampung. Jika pemerintah mengimpor gabah, jelas petani akan rugi.

"Kami tidak setuju kalau terjadi impor gabah atau beras. Selama ini, harga gabah relatif menurun padahal tidak ada impor. Bagaimana kalau benar terjadi impor gabah, pasti kami rugi," jelas Ariif.

Petani sudah terbebani dengan biaya produksi yang sangat tinggi. Harga pupuk, pestisida hingga sewa traktor melonjak. Belum lagi ancaman gagal panen yang kerap terjadi lantaran banjir dan serangan hama penggerek.

Menurutnya, petani harus mengeluarkan biaya produksi hingga Rp 5 juta sekali musim panen. Biaya tersebut hanya cukup digunakan untuk menggarap satu hektare sawah saja.

"Jadi keuntungan petani itu sangat tipis. Lebih banyak pengeluaran. Makanya, banyak petani mulai berfikir untuk mengurangi lahannya dan mencari pekerjaan sampingan. Modal bisa hemat begitu juga dengan tenaga," katanya.

Sebagian besar petani, hanya menanam padi untuk kebutuhan makan saja. Jika mau dijual, maka persiapan makanan akan berkurang. Apalagi, petani lebih banyak hanya sebagai penggarap saja.

"Kami berharap, rencana impor beras itu bisa dibatalkan oleh pemerintah. Semoga petani dapat meraup keuntungan yang lebih banyak pada musim panen bulan depan," tegasnya.

Reporter :
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Bupati Hadiri Musrenbang di Jatiagung Lampung Selatan
Berita Selanjutnya Jalin Silaturahmi & Kekompakan, Ketua RT 012/RW 02 Kota Bambu Utara Jakarta Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia

Komentar Anda