UniqMag

Bupati Bondowoso Tegaskan Angka Kemiskinan  Terus Berkurang 

berita terkini
Bupati Bondowoso Amin Said Husni memberikan arahan saat Kunjungan Kerja (Kunker) di Resi Gudang, Sumber Wringin

BONDOWOSO,(suaraindonesia.co.id) - Bupati Bondowoso Amin Said Husni mengakhiri kunjungan kerjanya ke lima wilayah kerjanya (8/2). Sistem kunjungan kerja ini meliputi lima wilayah kerja. Pesertanya adalah camat sekaligus kepala desa di masing-masing wilayah kerja. Dalam setiap kunker, bupati membawa serta para kepala dinas agar langsung bisa berdiskusi dengan camat dan kepala desa. Hasilnya, ada keluh kesah sampai ada apresiasi.

 

Seperti dilakukan bupati di Resi Gudang Sumber Wringin (8/2). Bupati beserta jajaran kepala dinas melakukan melakukan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Sumber Wringin, Ijen, Sukosari, Pujer dan Tlogosari. 

Setiap pembukaan kunker Bupati Amin selalu memaparkan legacy dan fondasi Bondowoso menuju daerah maju. Disitu tergambarkan hasil pembangunan 2017 dan rencana pembangunan daerah 2018. Mulai demografi, IPM, Ketenagakerjaan, Angka Harapan Hidup sampai prestasi pemerintah dari tahun ke tahun. 

Misalnya saja tentang kemiskinan, pada 2009 saat awal kali Bupati Amin menjabat angka kemiskinan Bondowoso diangka 22,23. Namun saat inis udah turun diangka 14,54 pada 2017. Selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bondowoso pada 2009 berada diangka 62,11, saat ini meningkat 65,24 pada 2017. “Dan tahun ini kami membuat Resolusi Tuntass,” tegasnya. 

Resolusi TUNTAAS adalah akronim tujuh hal. T-Terbaik dalam pelayanan publik. U-Unggulan daerah go-global. N-Naiknya peringkat IPM dan lepas dari status daerah tertinggal. T-Teknologi informasi harus mulai diterapkan. A-Akuntabilitas Mantap. S-Sarana dan prasarana (insfrastruktur) yang mantap. Dan terakhir S-Sukses Pilkada dan Pilgub.

Reporter : Wahyu Saputra
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Bentuk Pokdarwis Untuk Kembangkan Wisata Kopi di Kobar
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda