UniqMag

Dinkes Provinsi Riau Gelar Rapat Persiapan Kampanye Imuniasi Measles Rubella 2018

berita terkini
Saat Rapat Persiapan Kampanye Imunisasi Measles Rubella

PEKANBARU, (suaraindonesia.co.id)– Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau gelar rapat persiapan kampanye imuniasi Measles Rubella (MR) tahun 2018, di aula Dinkes Provinsi Riau di Pekanbaru, Senin (26/2).

Di hadapan peserta rapat Kepala Dinkes Provinsi Riau Mimi Nazir mengatakan, pelaksanaan kampanye MR diawali dengan pengenalan vaksin MR yang didahului dengan kegiatan Kampanye imunisasi MR berupa pemberian imunisasi MR secara massal tidak dipungut biaya (Gratis).

“Pelaksanaan kampanye imunisasi MR dibagi ke dalam 2 fase. Fase pertama dilaksanakan pada bulan Agustus - September 2017 di seluruh Jawa, dan kedua dilaksanakan pada bulan Agustus- September 2018 di seluruh Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua," katanya.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa imunisasi MR diberikan kepada seluruh anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye. Selanjutnya, imunisasi MR akan masuk ke dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan kelas 1 SD/sederajat melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

“Selama kampanye, imunisasi MR diberikan di sekolah dan fasilitas kesehatan, pada bulan Agustus, pemberian imunisasi MR dilaksanakan di SD/MI/sederajat, SMP/MTS/sederajat, bulan September imunisasi MR dilaksanakan di pos-pos pelayanan imunisasi seperti : Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Rumah Sakit dan Fasilitas kesehatan lainnya," jelasnya.

Lanjut Mimi, Dinkes diharapkan memastikan sasaran anak 9 bulan sampai dengan <15 tahun menerima imunisasi MR, memastikan Kondisi rantai vaksin terpelihara dengan baik, vaksin dan pelarut berasal dari pabrik yang sama dan memeriksa tanggal kadaluarsanya, memeriksa kondisi VVM vaksin MR.

Melarutkan vaksin dan mencatat waktu pelarutan tiap vial, memberikan penyuntikan vaksin MR dengan benar (sub kutan), melakukan pengolahan limbah imunisasi (tajam dan tidak tajam), memantau dan menangani kasus KIPI, dan memeriksa register pelaksanaan imunisasi.

“Dinkes juga akan mengawasi dan membina guru dan kader dalam melaksanakan tugasnya, berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat," tegasnya.

Sementara Sekretaris Dinkes Riau, Ruswaldi mengatakan rapat persipan kampanye MR dihadiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pekanbaru, Rumah Sakit , Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Majelis Ulama Indonesai (MUI) Riau.

Reporter : Rahmat
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Berkas Perkara Korupsi ADD dilimpahkan ke Kejari Kutim
Berita Selanjutnya Perusahaan Alih Daya Bantah Potong Gaji Sekuriti Lippo Plaza

Komentar Anda