UniqMag

Untuk Tarik Minat Wisatawan, Jalan Lingkungan Miau Baru Akan Ditingkatkan

berita terkini
Bupati Kutim H Ismunandar saat berada di Lamin Desa Miau Baru ikut menari dengan para penari remaja

 KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kian hari semakin tertata baik, terutama dalam penataan permukiman kampung. Di desa tersebut terdapat sebuah lamin (rumah adat) yang menarik dan dipenuhi motif ukiran khas Suku Dayak Kayan termasuk sebuah lumbung padi yang juga dipenuhi ukiran.

 

Saat melintasi jalan trans Kalimantan Timur (Kaltim) menuju ke Kabupaten Berau, sangat mudah mengetahui keberadaan Desa Miau Baru. Jalan masuknya terdapat sebuah plang yang menunjukkan nama desa serta sebuah gapura besar yang juga bermotif khas Suku Dayak Kayan. 

Tak salah apabila Desa Miau Baru kemudian ditetapkan sebagai salah satu desa budaya di wilayah Kutim dan Kaltim. Agar Desa Budaya tersebut kian menarik perhatian wisatawan, Bupati Kutim H Ismunandar mengatakan akan memberi perhatian pada pengembangan daerah satu ini. Khususnya demi peningkatan promosi budaya serta pariwisata. 

Salah satunya dengan peningkatan jalan lingkungan dan beberapa fasilitas umum lainnya. Sehingga saat dikunjungi, Miau Baru kian menarik dipandang mata. Dengan begitu diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Miau Baru dan daerah Kutim lainnya terus bertambah.

“Nanti kita usulkan untuk peningkatan jalan lingkungannya,” tegas Ismu sapaan akrab sang bupati belum lama ini.

Waktu di Lamin Desa Miau Baru, orang nomor satu di Kutim tersebut berkesempatan menyaksikan tarian tradisional suku Dayak Datun Julud. Ada sekitar lima tarian Datun Julud kreasi yang ditampilkan siswa siswi setempat untuk memukau rombongan Bupati Kutim dalam kunjungan kerja waktu itu. 

Dia mengaku senang dan bahagia karena generasi muda di Miau masih mau melestarikan kebudayaan tradisional. Menurutnya, upaya pelestarian seni kebudayaan tradisional memang harus diwariskan kepada generasi penerus. 

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati kala itu menyerahkan bantuan berupa dana pembinaan, agar sanggar tari dan kesenian yang rutin berlatih setiap minggu dapat terus berjalan lancar.

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Maksimalkan Peran Pemuda, Desa Kandang Situbondo Gelar Diskusi
Berita Selanjutnya Resort Wolrd Sentosa Tawari Pengunjung Melatih Dinosaurus atau Mengatasi Kejahatan Laut

Komentar Anda