UniqMag

Hutan Adat Hemaq Beniung Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru di Kubar

berita terkini
Foto bersama peserta Hacking dari FK3i di Waduk Hutan Adat Hemaq Beniung-Juaq Asa-Kubar

KUTAI BARAT, (suaraindonesia.co.id) - Satu lagi spot wisata unggulan di Kabupaten Kutai Barat, (Kubar), berlokasi di Hutan Adat Hemaq Beniung, Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, menjadi kawasan baru ekowisata di Kubar, lokasi dapat ditempuh sekitar setengah jam dari kawasan Kota. 

 

Kawasam Hutan seluas 48,85 hektare itu, sejak (25/10/2017) statusnya menjadi Hutan Adat pada Pembukaan Konferensi Tenurial Reformasi Penguasaan Tanah dan Pengelolaan Hutan Tahun 2017, setelah mendapat SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, diserahkan langsung Presiden Jokowi kepada Petinggi Kampung Juaq Asa, Adrianus.

“Kami bersama masyarakat adat mulai mengelola dan manfaatkan sebagai kawasan baru untuk wisata hutan,” ungkap Adrianus, usai melepas 160 orang peserta hacking yang tergabung di Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3i) Kubar, dalam memperingati Hari Nasional Hutan Adat se-Dunia di lokasi waduk Hutan Adat Hemaq Beniung, Sabtu (17/3/2018).

Kawasan sejuk dan asri ini mulai banyak didatangi oleh wisatawan lokal sejak dibangun gasebo tempat peristirahatan beberapa waktu lalu, karena dinilai wisata hutan terdekat. Selain untuk kawasan wisata, hutan ini juga menjadi tempat penelitian beberapa mahasiswa pecinta alam.

“Tahun depan kita mendapat bantuan yang dialokasikan melalui Alokasi Dana Khusus (DAK) bidang Parawisata dari Kementerian Parawisata (Kemenpar). Setelah itu kita bangun jembatan titian sepanjang 250 meter di waduk yang luasnya sekitar 8600 m/ persegi di bawah kaki gunung tersebut, serta fasilitas lainnya seperti toilet dan kamar ganti dan parkiran, sehingga akan diketahui ada Destinasi Wisata baru di Kubar untuk mendongkrak PAD,” tandas Adrianus.

Kata dia perjuang itu tak luput dari peran dukungan masyarakat serta Pemerintah setempat dan KNPI Kubar di bidang pengembangan destinasi wisata. “Semoga segera terealisasi dan tampa terkendala. Yang pasti untuk saat ini, terus dilakukan pembenahan,” pungkasnya. 

Reporter : Nur A
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Turun ke Jember, Tipikor Polda Jatim Periksa Ambulans Desa
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda