UniqMag

Menelisik Destinasi Wisata Mangrove Bedul di Banyuwangi Yang Terlupakan

berita terkini
Jalan menuju pantai terlihat sepi dari pengunjung

BANYUWANGI, (SuaraIndonesia.co.id) - Banyuwangi salah satu Kabupaten yang terkenal dengan destinasi wisata, mulai dari wisata Pulau Merah atau Red Island,  Teluk Ijo, Alas Purwo. Selain beberapa destinasi wisata diatas, di daerah Banyuwangi selatan terdapat juga terdapat destinasi wisata Mangrove Bedul, wisata yang terletak diujung selatan pulau jawa tepatnya dusun Bloksolo Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo tersebut merupakan bagian dari wilayah dari kawasan hutan Alas Purwo. 

Sejak awal 2011 daerah wisata ini memang begitu populer, banyak pengunjung yang tertarik bahkan dari berbagai daerah, hal ini disebabkan pada destinasi wilayah tersebut terdapat sumur randu kembar yang menurut warga bertuah dan dapat menyebabkan berbagai penyakit. Namun awal 2014 wisata yang berdekatan dengan wisata Grajagan ini mulai redup pengunjung, passlnya, sarana prasarana yang kurang perawatan hingga kepedulian pengelola yang kurang menyebabkan daya tarik pengunjung berkurang. Niah (35) salah satu pedagang di wisata Bedul mengatakan, jika sejak 2014 wisata ini memang sepi, kurangnya pengelolaan dan sarana menjadi kendala utama. 

"Teng mriki awale rame mas mulai tahun 2011, tapi mulai tahun 2014 sepi mas amergo geh niku, pengelola ora tenanan ngelola lan sarana kurang diopeni (disini awalnya rame mas tahun 2011, tapi mulai tahun 2014 sepi, sebab ya itu, pengelola kurang serius dan sarana tidak dikelola dengan baik) " Ujar Niah.

Sementara itu, Sidiq salah satu pengunjunh menyayangkan kurangnya perawatan kawasan wisata alam oleh pengelola. Dia berharap agar pihak pengelola bisa merawat dengan baik sehingga dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi.

"Saya dulu sering kesini karena dulu ramai. Tapi serang kawasan ini mulai sepi karena pengelolaannya kurang maksimal," terangnya saat mengunjungi wisata tersebut bersama keluarganya.

Ia mencontohkan, perahu yang dahulu dipakai wisatawan mengelilingi hutan mangrove, namun saat ini banyak yang menganggur bersandar di dermaga. (Sidiq).

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Dijadwalkan, Menteri Siti Nurbaya Akan Launching Gerakan Peduli Lingkungan di Kutim Juli Mendatang
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda