UniqMag

Ayo Kenali Penyebab Umum Penyakit Katarak

berita terkini
Gambar: Ilustrasi

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Seiring bertambahnya umur manusia, banyak penyakit yang tidak diinginkan menghampiri seseorang. Salah satunya adalah penyakit katarak. Menurut medis, katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. 

Katarak tidak menyebabkan rasa sakit namun termasuk penyakit yang sangat umum terjadi. Penyakit ini biasa terjadi saat seseorang bertambah tua. Banyak pengidap yang pada akhirnya membutuhkan operasi untuk mengganti lensa yang rusak ini dengan lensa buatan. “Katarak adalah salah satu penyebab utama kebutaan di dunia,” ujar dr Cicih Komariah SpM dari RSU Kaliwates Jember.

Selain menyerang orang yang sudah lanjut usia, katarak juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak, meski kemungkinannya masih kecil. Katarak umumnya menyerang kedua mata penderita dengan tingkat keparahan yang mungkin berbeda-beda dan tidak bersamaan. “Penyakit ini dapat berkembang selama bertahun-tahun dan penderitanya biasanya akan mengalami penglihatan yang samar-samar dan berkabut,” katanya.

Kemudian, kata dia, akan muncul bintik atau bercak saat penglihatannya kurang jelas. Faktor yang mempengaruhi penyakit katarak di antaranya mata yang terkena sinar matahari untuk waktu yang lama, pernah mengalami cedera pada mata, memiliki riwayat katarak dalam keluarga atau turunan, pola makan yang tidak sehat, dan kekurangan vitamin. 

Berbeda dengan katarak, penyakit mata lain yang sering dialami adalah pterigium. Pterigium adalah selaput pada lapisan putih atau selaput lendir mata (konjungtiva). Pterigium lebih sering terjadi pada orang yang tinggal di iklim hangat dan pada mereka yang sering menghabiskan banyak waktu di luar rumah di lingkungan cerah atau berangin. 

Apabila dibiarkan pterigium dapat menutupi jalur penglihatan atau visual aksis sehingga penglihatan seseorang akan terganggu. “Orang yang matanya sering terkena unsur-unsur serbuk sari, pasir, asap atau angin memiliki resiko lebih tinggi terkena mata pterigium,” katanya.

Penyakit katarak dan pterigium ini dapat menghalangi penglihatan mata penderitanya. Apabila tidak segera diobati juga akan menimbulkan kebutaan. "Katarak dan pterigium yang sudah mengancam penglihatan dapat diatasi dengan cara melakukan operasi,” tegasnya.

Reporter : Vino AFM
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Sembelit Pada Anak, Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua
Berita Selanjutnya Perusahaan Alih Daya Bantah Potong Gaji Sekuriti Lippo Plaza

Komentar Anda