UniqMag

Polda Kaltim Ungkap Judi Togel dan Dadu Beromzet Ratusan Juta

berita terkini
Direktur Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto (kemeja putih) didampingi Kasubdit Jatanras Polda Kaltim Kompol Yohanes dalam konferensi pers terkait pengungkapan dua kasus judi di wilayah Kaltim, Selasa (17/04).

BALIKPAPAN, (suaraindonesia.co.id)- Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Kaltim berhasil mengungkap kasus praktik judi dadu dan togel di wilayah Kaltim. Dua praktik judi tersebut diketahui telah berlangsung selama bertahun-tahun, dan memiliki omzet ratusan juta per bulan.

Kedua kasus ini terjadi di Kelurahan Kuala, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara. Ibarat sekali dayung dua pulau terlewati, tim Jatanras Polda Kaltim berhasil mengungkap dua kasus di daerah yang sama itu dalam sehari, Senin (16/04). 

Untuk kasus judi dadu, polisi berhasil meringkus seorang bandar berinisial WS (54). Dari tangannya, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa Rp 29 juta. 

"Dapat informasi dari warga. Kemudian anggota langsung melakukan penyelidikan dan investigasi, ternyata benar. Omzet mereka ini besar, sebulan mencapai Rp 500 an juta," kata Direktur Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto di Mapolda Kaltim, jalan Syarifuddin Yoes, Selasa (17/04), didampingi Kasibdit Jatanras Polda Kaltim Kompol Yohanes. 

Sementara untuk kasus togel, polisi berhasil meringkus bandar berinisial JA dan EF. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 7 juta, buku rekapan penjualan togel, rekapan nomor togel dan sebuah kartu ATM. 

Berdasarkan hasil penelusuran kepolisian, praktik judi tersebut memiliki omzet Rp 300 jutaan per bulan. "Tersangka menggunakan jaringan web (internet) sebagai media judi. Koneksinya ke luar negeri, Sidney, Singapura dan Hongkong," beber polisi berpangkat tiga melati itu.

Kini, para tersangka dua kasus judi dengan omzet ratusan juta itu telah diamankan di Mapolda Kaltim, beserta barang bukti penangkapannya. Mereka dijerat pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Reporter : Ariyansah
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Kantor DPD Partai Golkar Pamekasan Disegel Lagi
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda