UniqMag

Preman Bercelurit Beraksi di Kawasan Kampus Universitas Jember

berita terkini
Lokasi pemalakan mahasiswa di depan pos Satpam FKG Unej

JEMBER,(suaraindonesia.co.id) – Kawasan kampus Universitas Jember mulai tidak aman. Preman jalanan mulai beraksi di kawasan pendidikan di Jember ini. Seperti yang  dialami Ubaidillah, seorang mahasiswa asal Tamanan Bondowoso di Jember yang menjadi korban pemalakan di dapam kampus. Ngerinya, pelaku membawa sebilah celurit.

Menurut Kepala Satpam Universitas Jember (Unej) Mahfud, kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB Jumat (20/4) di kawasan Fakultas Kedokteran Gigi. Saat itu mahasiswa Fakultas Keperawatan tersebut hendak membeli nasi.

"Tiga orang pelaku mengikuti dari belakang menggunakan dua sepeda motor. Tiba-tiba menyalip korban dan langsung diberhentikan," ungkapnya Jumat  (20/4).

Setelah berhasil menghadang korban, lanjut Mahfud, kawanan preman tersebut mengacung-acungkan celurit dan memalak korban."Pelaku minta uang, tapi memaksa korban memberikan semuanya. Ya, akhirnya dibawa 264 ribu," imbuhnya.

Mendengar hal itu Kepolisian Sektor (Polsek) Sumbersari mendatangi lokasi kejadian dan sempat menemui korban. Setelah di tindak lanjuti."Korbannya tidak mengalami luka-luka. Tidak seperti pesan berantai yang heboh itu," kata Ipda Eko Yulianto.

Bahkan, kata Eko, mahasiswa semester enam itu saat ini sudah pulang ke rumahnya di Bondowoso. Jadi korban nahas itu tidak kenapa-napa dan dimungkinkan trauma.

"Setelah kejadian itu tidak lama kemudian korban ini pulang ke rumahnya bondowoso. Tapi kan sampai dia pulang begitu kondisinya baik-baik saja, mungkin ya dia sedikit merasa trauma psikisnya. Tapi nggak apa-apa kok," pungkasnya.

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Seleksi Kepala Sekolah dan Guru SMP Berprestasi OKU Selatan Diikuti Puluhan Peserta
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda