UniqMag

OKU Selatan Ikuti Pertukaran Budaya di Kampung Adat Kalimantan Timur

berita terkini
Pembina pemuda adat OKU Selatan, Udo Fatin

OKU SELATAN, (suaraindonesia.co.id)- Kampung Adat Paser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Waser, Kalimantan Timur menggelar pertukaran budaya dan adat istiadat. Kegiatan ini  berupa pertukaran dan pengenalan budaya, serta adat istiadat yang akan digelar dalam waktu sepekan. 

Tim adat yang berasal dari  Kabupaten OKU Selatan Kabupaten Musi Rawas, Muba, OKI dan diperkuat oleh Provinsi Bangka Belitung bergabung dalam tim Sriwijaya yang turut meramaikan pagelaran pertukaran dan pengenalan budaya adat istiadat tersebut.

Udo Fatin, pembina pemuda adat wilayah Sumatera Selatan saat dihubungi suaraindonesia.co.id, Minggu (22/04) mengatakan, para pemuda harus menjaga adat istiadat sebagai identitasnya.

“Pada saat berada di adat Dayak, kami para pemuda dapat membuka pikiran bahwa segala tradisi peninggalan leluhur seharusnya dijaga, karena itu adalah identitas kita sebagai masyarakat ber-adat". Hal ini juga sepatutnya dicontoh oleh Kabupaten OKU Selatan agar tetap menjaga dan peduli terhadap pelestarian adat istiadat yang ada di Kabupaten OKU Selatan,” katanya.

Udo Fatin menambahkan, kegiatan yang digelar selama seminggu ini meliputi pagelaran kesenian dari setiap provinsi dan pemilihan ketua adat Pemuda Nusantara 2018 yang dipilih dengan sistem musyawarah adat oleh delegasi daerah.

”Tugas ketua adat adalah mengemban tugas untuk membina pemuda-pemuda adat di seluruh indonesia selama tiga tahun kedepan dan akan terus tetap bersinergi untuk menjaga wilayah serta adat istiadat daerahnya masing-masing,”jelas Udo Fatin.

“Ada beberapa peninggalan leluhur yg tidak bisa kita pertahankan di wilayah OKU Selatan. Seperti Celugam Ranau yang lebih dominan diakui Kabupaten Lampung Barat. Oleh sebab itu sudah sepatutnya menjadi tugas pemuda yang harus proaktif untuk menjaga dan mendata kembali peninggalan-peninggalan leluhur. Oleh sebab itu pemuda dan pemerintah harus bersinergi dengan baik,”pungkasnya.

Reporter : Sri Fitriyana
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Pendaki Asal Mataram Meninggal di Gunung Rinjani
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda