UniqMag

Lepas Kenang Wabup Pamekasan, Plh Bupati: Kita Butuh Figur Seperti Khalil Asy'ari

berita terkini
Wabup Khalil Asy'ari bersama ibu saat menyampaikan sambutan.

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)- Lepas kenang Wakil Bupati Pamekasan periode 2013 - 2018 Khalil Asy'ari dilaksanakan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (24/04) malam.

Acara dihadiri Plh Bupati Pamekasan, Kepala Bakorwil, Ketua DPRD, Forpimda, Kepala OPD, Asisten dan Staf Ahli, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Khalil Asy'ari menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak.

"Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dengan baik selama ini yang memberikan motivasi, pengertian dan ilmu kepada saya," tuturnya.

Khalil menceritakan, bahwa dalam kehidupannya berusaha menjalankan ada 3 hal yang diwasiatkan orang tuanya dahulu.

"Kalau makan berhenti sebelum kenyang, kamu harus kurang ajar, kamu harus puas makan," terangnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menterjemahkan nasehat orang tuanya sebagai tuntunan agar dalam kehidupan jangan sampai orang bosan, dan harus terus belajar banyak hal.

Khalil menyampaikan permohonan maaf dan meminta terus menjaga silaturahim yang telah ada.

"Selama kami bersama-sama di pemerintahan pasti banyak sikap, perkataan, perbuatan yang kurang berkenan, kami beserta keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mari silaturahim ini jangan putus, karena pasti banyak hikmah dan manfaat yang kita peroleh," pintanya.

Mantan ketua DPRD Kabupaten Pamekasan ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pamekasan.

"Melalui DPRD sebagai representasi masyarakat mohon disampaikan terimakasih kami kepada masyarakat dan permohonan maaf atas pelayanan yang kurang sempurna," katanya.

Sementara, Plh Bupati Pamekasan Moh. Alwi mengatakan malam ini akan melepas Wakil Bupati Pamekasan secara kedinasan, karena masa kerjanya sudah selesai.

"Banyak kenangan, pesan, filosofi selama melaksanakan tugas, mulai sebagai ketua DPRD sampai sekarang. Ketenangan dalam menghadapi masalah dan kesederhanaan beliau menginspirasi. Menjadi bekal pada kami dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, mengawal pembangunan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat," jelas Alwi.

Alwi menyampaikan, bahwa ada yang kurang dari Khalil Asy'ari, yaitu kurang lama bersama kami. 

"Mudah-mudahan tahun-tahun yang akan datang, beliau bisa bersama kita, karena kita membutuhkan figur seperti pak Khalil Asy'ari," harapnya.

Diakhir sambutannya, Alwi menyampaikan ucapan selamat dan permohonan maaf.

"Selamat kembali pada lingkungan masyarakat, selamat mengabdi di tempat yang baru di pondok pesantren, dan mohon maaf karena acara malam ini sangat sederhana," tutupnya.

Reporter : Irma Kirana
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Jika Desa Sidrap Berpisah, Pemkab Kutim Dianggap Gagal Mengelola Daerah
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda