UniqMag

Pemkab Kutai Timur Bagikan Buku Nikah, Ratusan Pernikahan Pasangan Pasutri Dilegalkan 

berita terkini
Penyerahan Buku Akta Nikah Isbat Massal Terpadu untuk pasangan suami isteri di sangatta selatan. (ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Sebagai upaya menertibkan administrasi kependudukan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menerbitkan ratusan buku nikah bagi masyarakat Sangatta Selatan yang sebelumnya telah melakukan pernikahan secara agama, namun belum tercatat di Disdukcapil. 

Ratusan buku akta nikah isbat massal terpadu kali ini diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kutim, yang juga Wakil Ketua DPRD Ny Hj Encek UR Firgasih mewakili Bupati Kutim H Ismunandar yang berhalangan hadir, Senin kemarin (23/4/2018). Saat penyerahan, Firga yang juga Bunda PAUD Kutim tersebut didampingi pejabat Disdukcapil, Camat Sangatta Selatan, Hasdiah.

“Selamat kepada seluruh masyarakat yakni pasangan suami istri yang telah menerima buku akta nikah. Dengan buku akta nikah tersebut, masyarakat memiliki bukti otentik perkawinan yang sah sesuai Undang-Undang,” kata Firga yang merupakan Pembina Kerukunan Keluarga Kampung Hijau (K3H) selaku inisiator penyelenggara isbat massal.

Selain itu, warga juga resmi mendapat jaminan dan kepastian hukum atas pernikahannya. Buku nikah dapat menjamin hak-hak waris serta memudahkan pasangan suami-istri saat membuat akta kelahiran anak. Serta terakhir, berfungsi untuk menjamin hak-hak anak atau keturunan. Selain buku akta nikah, hari itu juga turut diserahkan kartu keluarga dan akta kelahiran. 

Buku akta nikah diserahkan kepada 89 pasangan di Desa Sangata Selatan dan untuk warga Sangkima serta Teluk Singkama sebanyak 45 buku.

Camat Sangatta Selatan, Hasdiah mewakili warganya menyambut baik program pemerintah terkait peningkatkan administrasi kependudukan kali ini.

“Kami warga Sangata Selatan sangat bersyukur dengan adanya isbat massal yang dilaksanakan oleh Kerukunan Keluarga Kampung Hijau (K3H). Yakni organisasi masyarakat yang bersifat sosial,” kata Hasdiah.

Atas perhatian pihak pemerintah, camat berjilbab tersebut mengucapkan terimakasih kepada Bupati H Ismunandar dan Wabup H Kasmidi Bulang serta Wakil Ketua DPRD Kutim Ny Hj Encek UR Firgasih. Termasuk kepada pihak Kantor Urusan Agama (KUA) dan Disduksapil serta Pengadilan Agama. 

Terakhir Hasdiah berharap penyerahan buku akta nikah isbat massal dapat dilaksanakan kembali dilain waktu, dikarenakan masih banyak warganya yang belum mendapatkan buku akta nikah. (hms3/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Bupati Simeulue Kukuhkan Pengurus LPTQ
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda