UniqMag

Satreskoba Polres Kutim Kembali Tumpas Dua Bandar Sabu 

berita terkini
Dua Tersangka Bandar Sabu-Sabu Muara (DFN) dan (ARF) Saat di amankan Petugas.

KUTAI TIMUR,(Suaraindonesia.co.id) - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutai Timur (Kutim), kembali ungkap peredaran narkoba diwayah hukumnya. Dua tersangka pelaku peredaran barang haram jenis Sabu diamankan di jalan Poros SP 1 Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau, Rabu (25/05/2018). 

 

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui kasat Reskoba Polres Kutim Iptu Abdul Rauf, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut di lakukan berawal dari informasi masyarakat bahwa dirumah tersangka berinisial DFN (23) sering terjadi transaksi jual beli barang haram jenis Sabu-Sabu.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut kita langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial DFN (23) Berserta barang bukti sepuluh paket sabu seberat 0,78 gram yang di sembunyikan dalam tas di dalam kamarnya," ujar Kasat Reskoba Polres Kutim Iptu Abdul Rauf.

Setelah melakukan penangkapan di rumah tersangka DFN (23) pihaknya kembali melakukan pengembangan kasus barang haram tersebut dan kembali mengamakan seorang tersangka berinisial ARF (30) Di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng.

"Setelah melakukan pengembangan terhadap tersangka (DFN) dirinya mengakui bahwa barang haram tersebut di dapatnya dari tersangka berinisial ARF (30), kemudian kita melakukan pengintaian dan setelah dirasa cukup bukti kemudian kita lakukan penangkapan dan kita gelandang ke kantor untuk pengembangan lebih lanjut," ujarnya

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dari hasil penggeledahan yang di lakukan oleh jajaran Satreskoba Polres Kutim dirumah tersangka ARF (30), dirinya mendapati barang bukti (BB) berupa satu Poket Sabu berukuran sedang dan kecil, kemudian ditemui alat hisap sabu jenis Bong (pipet kaca) yang masih tersisa sabu di dalamnya dan uang hasil penjualan Bubuk Setan senilai 500 Ribu Rupiah.

"Kita tidak henti-hentinya melakukan operasi terhadap para pelaku penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa, kita berantas narkoba hingga ke akar-akarnya," Pungkasnya

Atas perbuatannya DFN (23) dan ARF (30) akan  dikenakan Pasal 114 ayat (1) atau

112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI NO. 35 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan 4-15 tahun Penjara dan denda 800 juta hingga 8 miliar.

Reporter : Al Gazali
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Dinkes Halsel Peringati Hari Malaria Sedunia
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda