UniqMag

Penyusunan Proposal “World Heritage”  Meliputi Tiga Item, Harus Ada Outstanding Value-nya

berita terkini
Ahli Karst sekaligus Dosen ITB Bandung, Pindi Setiawan dalam arahan rancangan pembuatan dossier cagar budaya. (Ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Hari kedua Rakor Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan rancangan (draft) Peraturan Bupati (Perbup) tentang cagar budaya dan tahapan dossier untuk situs warisan dunia (world heritage) Karst Sangkulirang-Mangkalihat fokus pada pembuatan proposal atau dossier. Penyusunan rancangan proposal dipandu peneliti karst sekaligus dosen komunikasi visual dari ITB, Pindi Setiawan, di Pelangi Room Hotel Royal Victoria, Rabu (25/4/2018).

Pakar gambar cadas itu menuturkan dossier diperlukan tiga tahapan utama sebelum dibuat SK Perbup. Sebagai percepatan menetapkan cagar budaya sebagai warisan dunia yaitu database, tata ruang, dan site managemen plan.

“Databese harus disusun secara lengkap dengan mendalami hasil berbagai penelitian dan pengalaman, bagaimana menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pengelolaan konservasi,” terangnya.

Dikatakan Pindi, hal diatas bisa memberikan alternatif skenario pengelolaan cagar budaya dilihat dari sisi lingkungan dan dalam menghadapi issue-issue politik. Untuk tata ruang, bisa merancang kesesuaian antara pemahaman managemen situs dengan tata ruang pemerintah. Pembangunan dan kegiatan sosial ekonomi, sehingga kesesuaian arah pengelolaan dan kepentingan pembangunan perlu selaras.

“(database, tata ruang, dan site managemen plan) Ini harus ada, demi mempertahankan outstanding value-nya (nilai yang luar biasa),” tegasnya.

Item terakhir perlu adanya Site Managemen Plan (proses input dan output) melalui daya adaptasi pengelolaan aitus sangat diperlukan karena perubahan lingkungan selalu terjadi dari waktu ke waktu, baik yang terhindarkan maupun yang tak terhindarkan. (hms13/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Derita Nenek Miskin yang Hidup Bersama Anaknya yang Mengalami Gangguan Kejiwaan
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda