UniqMag

Sekolah Pinggiran di Jember Berpotensi Hasilkan Siswa Mahir Berbahasa Inggris

berita terkini
Evaluasi Progam English Proficiency For students at Tobacco Grower Area in East Java

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) - Siswa setingkat SMA di daerah pinggiran kota Jember ternyata mempunyai potensi yang sama besar dengan sekolah lainnya yang berada di wilayah perkotaan. Terbukti saat Social Transformation and Public Awareness, STAPA Center sebuah organsasi nirlaba melatih kemampuan mereka berbahasa inggris mereka mampu. Bahkan kemampuan mereka bisa diadu dengan siswa dari sekolah unggulan yang ada di kota Jember.

Seperti yang dituturkan direktur STAPA Center, Agus Rahmatullah, saat melakukan evaluasi hasil pelatihan bahasa inggris, di gedung PCNU Jember Jumat (27/4). Agus mengatakan  dari hasil pelatihan para siswa ini bisa menggunakan bahasa Inggris baik secara tulis maupun lisan. 

“Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui capaian hasil pelatihan. Ada serangkaian tes yang dilakukan, kemudian kita konteskan sebagai saluran pelatihan yang selama ini mereka terima. Setelah kita kasih pembelajaran yang sama kesempatan yang sama mereka bisa menunjukan kemampuannya, “kata Agus. Bahkan setelah menjalani pelatihan tersebut, banyak guru dari sekolah mereka takjub atas kemampuan para siswa ini.

Agus juga menjelaskan selama ini para siswa setingkat SMA di pinggiran kota ini kurang percaya diri dan tidak mendapatkan pelatihan.”Selama ini mereka malu. Bahasa inggris ini kuncinya percaya diri. Bagaimana dia ngomong kalau dia malu. Maka untuk membangkitkan itu kami berterima kasih kepada tutor yang mampu memotivasi para siswa meski berasal dari desa namun bisa berbahasa Inggris dengan baik, “ jelasnya

Progam English Proficiency For students at Tobacco Grower Area in East Java sendiri adalah program yang diberikan kepada siswa-siswi yang berada di kabupaten penghasil tembakau, karena pendukung utama program ini adalah perusahaan yang bergerak di bisnis pengolahan tembakau. Selain kabupaten Jember ada 2 kabupaten lainnya yang menerima program ini yakni Kabupaten Jombang, dan Pasuruan.

Selama 6 bulan para siswa menjalani 40 kali tatap muka. 200 orang siswa dari 5 sekolah SMA dan MA dibawah naungan PCNU Jember digembleng pelatihan bahasa inggris, mulai dari cara menulis, cara berbicara dan cara menyampaikannya kepada publik.

Program ini sendiri menurut Agus sangat baik. Dirinya berharap, setelah para siswa ini mendapatkan pelatihan, pihak sekolah melanjutkan program ini di sekolah masing-masing. STPA Center juga mendorong semua siswa yang ikut pelatihan untuk membentuk kelompok bahasa Inggris atau mengusulkan ekstrakulikuler di sekolah masing-masing agar kemampuan berbahasa inggris mereka semakin baik.

“Kami berharap sekolah punya komitmen mereplikasi program ini. Yang kami inginkan program ini tidak berhenti sampai disini. ketika program ini direplikasi di sekolahnya seperti membentu club bahasa inggris, saya kira anak-anak ini dapat meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris,” pungkas Agus.

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Wanita Cantik di Jember Diciduk Polisi Jual Inex dan Miras Aspal
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda