UniqMag

Peneliti Unej Latih Peternak Penyangga Meru Betiri Bikin Pakan Silase

berita terkini
Para peternak saat diajari membiat pakan ternak dari silase

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) - Para peneliti Universitas Jember yang tergabung dalam Program Mitigasi Bencana Berbasis Lahan, bekerjasama dengan Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian mengadakan pelatihan pembuatan silase bagi para peternak yang ada di desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo (29/4). 
Kegiatan pelatihan kali ini masih dalam rangka memberikan keterampilan bagi warga Desa Wonoasri yang menjadi desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). 

Menurut Luh Putu Suciati, salah seorang peneliti, pelatihan pembuatan silase atau pakan ternak fermentasi didasarkan pada fakta bahwa banyak warga Desa Wonoasri yang memiliki usaha ternak, disamping bertani dan berkebun.

 Adanya pelatihan ini diharapkan dapat mencegah peternak mencari pakan dari kawasan TNMB.  

Dari observasi yang kami lakukan, banyak warga yang memiliki ternak, biasanya sapi atau kambing ettawa yang tentu butuh pakan secara teratur. 

Pada masa musim penghujan ketersediaan pakan melimpah, namun di musim kemarau maka rumput gajah sebagai pakan berkurang. 

''Kami bekerjasama dengan Program Studi Peternakan memberikan pelatihan pembuatan silase, agar di saat musim kemarau peternak memiliki simpanan pakan sehingga tidak perlu mencari pakan di kawasan TNMB, ''tutur Luh Putu Suciati.

 Program Mitigasi Bencana Berbasis Lahan sendiri telah diselenggarakan oleh Universitas Jember, dengan dukungan dana dari Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bappenas, serta USAID, sejak setahun lalu.

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Banjir Sangatta, Segera Reklamasi Tambang dan Perbaiki Drainase
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda