UniqMag

Babak Baru Proses Kampus IAIN Madura

berita terkini
Rektor IAIN Madura M Kosim

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)- Sekolah Tinggi Agam Islam Negeri (STAIN) Pamekasan yang saat ini sudah beralih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura akan melakasnakan penyusunan darft Statuta dan Organisasi Tata Kerja (Ortaker).

Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim mengatakan, setelah keluarnya Perpres 28/2018 tentang IAIN Madura dan telah diundangkan dalam lembaran negara Nomor 51 Tahun 2018 pada 7 April 2018 oleh Menkum HAM secara resmi STAIN menjadi IAIN.

“IAIN Madura akan menyusun dan membentuk sistem Ortaker baru di jajaran IAIN Madura,” tuturnya. Dia melanjutkan, draft statuta akan disetujui dan ditandatangani oleh Menteri Agama RI setelah itu akan dilaksanakan Ortaker.

"Ada beberapa Ortaker yang akan berubah nama, seperti Ketua menjadi rektor, pemilihan dekan setiap fakultas, pemilihan kepala jurusan serta kepala organisasi lainnya bidang akademik dan administrasi," paparnya. Pihaknya menambahkan, penyusunan statuta dan Ortaker IAIN Madura memerlukan waktu beberapa pekan hingga selesai.

“Kerjasama semua elemen sangat dibutuhkan demi pengembangan IAIN Madura menjadi kampus dengan semangat dan perilaku religi,” pungkasnya.

Reporter : Sohebullah
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Banyak Parpol di Jember yang Melanggar Aturan Alat Peraga
Berita Selanjutnya Mendagri Lantik Deputi BNPP Menjadi Penjabat Gubernur NTT

Komentar Anda