UniqMag

Bupati Terima Masterplan Smart Regency Kutim Dari UGM 

berita terkini
Master Plan Regency Kabupaten Kutim diserahkan kepada Bupati Ismunandar diruang Tempudau Kantor Bupati (ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Setelah dipaparkan, 2 buku panduan Smart Regency Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dari Tim Penyusunan Masterplan Smart Regency Kutim dari Fakultas Geografis Universitas Gadja Mada (UGM) diserahkan kepada Bupati H Ismunandar. Penyerahan tersebut dilakukan usai pemaparan Tim UGM dihadapan Seskab H Irawansyah, Kepala Dinas Kominfo,  Persandiaan dan Statistik Kutim, diruang Tempudau, Kantor Bupati, Rabu (2/5/2018).

"Terima kasih  banyak untuk tim penyusun masterplan smart regency Kutim, yang telah menyusun buku 1 dan buku 2 sebagai pedoman pengembangan smart regency di Kutim. Untuk pelaksanaannya kita tetap mengharapkan bantuan dari tim (UGM). Sehingga smart regency Kutim bisa segera di implementasikan, " kata Ismunandar.

DR Rini Rachmawati Koordinator Side Event Smart City kepada Bupati menjelaskan, masterplan Smart Regency Kabupaten Kutim disusun berdasarkan Visi Kutim tahun 2016-2021. Yakni "Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur Yang Memiliki Daya Saing Pada Sektor Agrobisnis dan Agroindustri". Sehingga menciptakan visi Masterplan Smart Regency Kutim yaitu "Terwujudnya Smart Regency Kabupaten Kutim yang Mandiri dan Berdaya Saing".

"Mandiri dalam artian pengembangan dan inovatif perlu dilakukan secara langsung oleh Pemerintah Kabupaten Kutim. Karena tidak ada keseragaman dengan Kabupaten/Kota lainnya. Sehingga nanti diharapkan apa yang dibutuhkan oleh Kutim, itulah yang perlu dibuat inovasi. Sedangkan berdaya saing, setidaknya Kabupaten Kutim dapat sejajar dengan Kabupaten lainnya," jelas wanita berhijab tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, ada 15 program inovatif yang akan dimasukkan dalam Smart Regency Kabupaten Kutim. Diantaranya SIM Kepegawaian, E-informasi atau informasi seputar masyarakat umum dan kabar bertanggungjawab (ISMU-KB), e-pariwisata, e-perijinan, SIM PATEN (Sistem Administrasi Terpadu Kecamatan, e-potensi (SI potensi Daerah), SIM rumah Sakit terpadu, e-office (SI persuratan), Mobile Tani, Info Harga Bahan Pokok, E-Arsip,  Website Kecamatan, SI kinerja, SI dokumentasi dan Website Blowing System. (hms15/Advetorial) 

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Smart Regency Untuk Pengembangan Informasi Cerdas Kabupaten Kutai Timur
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda