UniqMag

Smart Regency Segera Diimplementasikan di Kutim, Seluruh OPD Diminta Persiapkan Diri

berita terkini
Sekretaris Kabupaten H Irawansyah Membuka Acara Paparan Akhir Masterplan Smart Regency Kutim. (Ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Sekretaris Kabupaten (Seskab) Irawansyah mengapresiasi progres penyusunan masterplan smart regency Kabupaten Kutai Timur (Kutim)  dan pengembangan inovasi smart, oleh Universitas Gadja Mada (UGM). Sebab setiap daerah, termasuk Kutim menginginkan adanya sistem pelayanan informasi yang dapat dilakukan mudah dan cepat dengan biaya yang efisien serta efektif. Dimulai sejak perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan monitoring kegiatan pembangunan. 

"Atas nama Pemkab Kutim saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada tim penyusunan masterplan smart regency Kutim," kata Irawansyah memulai acara paparan akhir program tersebut diruang Tempudau, Kantor Bupati, Rabu (2/5/2018) kemarin. 

Ia meyakini, bahwa tim penyusun dapat membuka pikiran semua pihak serta membantu Pemkab Kutim dalam hal ini Dinas Kominfo sehingga masterplan dapat disusun dengan baik. 

"Paling tidak kita sudah mempersiapkan diri, yang tadinya tidak terpikirkan oleh kita, bagaimana peralatan yang akan digunakan nanti," terangnya. 

Irawansyah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera bersiap diri. Yakni menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mendukung Smart Regancy sedini mungkin. Karena mau tidak mau Kabupaten Kutim harus bersaing dengan daerah lainnya.

"Kita bersyukur karena Kutim telah menjadi salah satu Kabupaten diantara 50 Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia untuk uji coba atau pilot project smart regency. Tentunya kita harapkan pelaksanaannya di Kutim akan berkelanjutan," haral Irawan. 

Lebih jauh dijelaskan terkait program ini, nantinya juga mencakup e-planing. Walaupun saat ini masih progres untuk di implementasikan. Persoalan itu tentunya menjadi tugas bersama dalam penyelesaiannya. Agar kedepan bisa diakses melalui aplikasi. Dengan adanya smart regency juga nanti bisa dimasukkan program perencanaan pembangunan Kutim.

"Ini penting untuk meningkatkan peran Pemkab Kutim dalam memonitor perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan di Kutim," sebutnya. 

Disamping juga menginformasikan potensi-potensi wisata dan budaya yang ada di daerah. Sehingga pendapatan asli daerah (PAD) Kutim bisa meningkat dimasa yang akan datang. (hms15/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Bupati Terima Masterplan Smart Regency Kutim Dari UGM 
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda