UniqMag

Astaga! 346 Orang Tewas di Jalanan Jember

berita terkini
Ilustrasi

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) –Ratusan orang tewas dijalanan Kabupaten Jember. Mereka tewas sia-sia karena menjadi korban kecelakaan kendaraan bermotor selama tahun 2017 lalu.Berdasarkan catatan Satlantas Polres Jember pada tahun 2017 lalu tercatat ada 346 orang tewas dengan jumlah angka kecelakaan mencapai 1400 kejadian.

Salah satu penyebab kecelakaan yang terjadi akibat semakin bertambahnya jumlah kepemilikan kendaraan bermotor roda dua. Kondisi ini berpengaruh terhadap meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di jalan. Volume kendaraan yang meningkat dan tidak sebanding dengan kapasitas jalan yang ada.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Jember AKP Prianggo Parlindungan Malau, persentase tertinggi kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan roda dua.

“Data yang ada menunjukan 75 sampai 80 persen dari musibah itu, melibatkan kendaraan roda dua,” kata Prianggo, Kamis (3/5).

Sementara korban kecelakaan sebagian besar berusia-usia produktif. “Peringkat pertama umur diantara 21 sampai 35 tahun. Peringkat dua, yakni di bawah usia 21 tahun. Bahkan banyak yang di bawah 17 tahun. Apalagi belum memiliki legitimasi kompetensi yang memenuhi,” ujarnya.

“Mereka yang dibawah umur menjadi korban kecelakaan hingga meninggal dunia, karena tidak menggunakan helm. Jumlahnya 50 persen dari angka 346 korban itu,” sebutnya.

“Sementara untuk roda empat (angka kecelakaan), yakni 20 persen melibatkan mobil penumpang, bus, dan mobil barang. Untuk 2018 persentasenya sama,” katanya.

Sebagai upaya untuk menekan tingginya angka kecelakaan tersebut, sesuai dengan instruksi dari Polri, jajaran Satlantas Polres Jember terus melakukan berbagai upaya pencegahan.

“80 persen kami melakukan tindakan tegas tilang kendaraan, 10 persen preventif, dan 10 persen preentif. Kami himbau masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan. Sejak akhir bulan April Satlantas Polres Jember melakukan Operasi Patuh sampai dengan 9 Mei 2018 mendatang,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya The Rich Jogja Siap Manjakan Umat Muslim Saat Bulan Puasa
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda