UniqMag

Lumajang Galakkan Sekolah Ramah Anak

berita terkini
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Lumajang, Agus Widarto saat memberikan sambutan pada acara SRA

LUMAJANG,(suaraindonesia.co.id) - Era ini, ada beberapa kasus anak sekolah yang mendapat intimidasi dari teman sebayanya. Lebih tepat disebut bulliying. Kasus tersebut bahkan terjadi di lingkungan sekolah, oleh karena itu Kabupaten Lumajang bertekad menggalakkan Sekolah Ramah Anak (SRA).

Dalam hal ini pemerintah menginginkan sekolah yang layak bagi anak. Sekolah tempat pendidikan yang nyaman dan aman bagi anak. Dengan kondisi yang sedemikian adanya, anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan tentunya akan meningkatkan prestasi siswa.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Lumajang, Heri Susanto, mengatakan, jika penggalakan SRA tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Tentunya bagi dewan pengajar dan orang tua murid.

Dalam hal ini pihaknya menekankan agar sekolah dasar maupun madrasah memiliki rasa tanggung jawab atas SRA. "Dengan demikian, akan tercipta sekolah dan madrasah yang aman, bersih, hijau, inklusif dan nyaman bagi anak dan lingkungan sekolah," katanya.

Dia menjelaskan, generasi kedepan memerlukan pendidikan khusus dan layanan khusus dari pihak sekolah. Sehingga tercipta ruang lingkup lingkungan sekolah yang nyaman bagi anak-anak untuk meningkatkan prestasi.

Sementara itu, Asisten Perokonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Lumajang, Agus Widarto, berharap kegiatan ini tidak hanya membahas soal kesiapan sekolah dan anak. Perlu juga difikirkan beberapa faktor lain yang menyebabkan sekolah menjadi kurang nyaman.

Agus mencontohkan beberapa kasus anak sekolah yang mengkonsumsi narkoba dari jajanan yang dijual di sekitar sekolah. Juga soal bullying yang menghantui para pelajar. "Ini perlu juga difikirkan dan di kerjasamakan dengan pihak terkait, agar keberadaan SRA benar benar terasa di Masyarakat," katanya.

Reporter : Muhammad
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Astaga! 346 Orang Tewas di Jalanan Jember
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda