UniqMag

Komplotan Perampok Sarang Walet Dibekuk Tim Gabungan Polres dan Kodim Kutai Timur

berita terkini
Komplotan perampok saat berada di dalam sel pospol Teluk Pandan, Polrs Kutim

KUTAI TIMUR,(Suaraindonesia.co.id) - Sepuluh orang menjadi perampok sarang walet berhasil ditangkap warga dan aparat kepolisian di kabupaten Kutai Timur (kutim). Sebelumnya, komplotan tersebut melakukan  aksi kejamnya di Jalan Poros Sangatta – Bengalon dengan melakukan kekarasan terhadap parakorban.

Mereka adalah Abidin, Andiansyah, Yadi, Taufik, Jadi, Rian, Henry, Bikin, Helmi, dan Fahrul Rozi. Sepuluh orang tersebut ditangkap sekira pukul 03.00 wita dini hari Jumat (4/5/2018) di dua lokasi berbeda. Yakni di KM 10 Jalan Poros Sangatta-Bontang dan  Simpang 3 Kusnodo Desa Martadinata Kecamatan Teluk Pandan, Kutim, dihari yang sama.

"Dari tangan tersangka berhasil diamankan sebuah karung putih berisi sarang walet, sebuah sangkur warna hitam, 3 sajam parang panjang, 5 buah dompet, 6 unit Hp berbagai merk, 3 buah tas berisi pakaian pelaku, dan 2 unit kendaraan roda empat jenis Avanza,” ujar Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan.

Kapolres menjelaskan, bahwa komplotan tersebut, pada hari Jum'at sekira pukul 01. 00 Wita,  telah melakukan perampokan di jalan poros Bengalon-Sangatta tepatnya di Gunung Sampah. Saat melakukan perampokan tersebut, mereka menyekap dan mengikat serta mengancam penjaga sarang burung walet sebanyak 5 orang.

Dua orang penjaga walet berhasil melarikan diri untuk meminta pertolongan. Korban yang berhasil kabur langsung menelepon pemilik sarang burung dan memberikan informasi ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan untuk melarikan diri para pelaku tersebut.

“Setelah pemilik sarang walet menerima laporan langsung melaporkan kepada Kapolsek Rantau Pulung," ujar Teddy.

Kapolres menjelaskan, kronologi penangkapan komplotan tersebut, setelah mendapatkan laporan dari pemilik sarang tersebut, Kapolsek Rantau Pulung meneruskan informasi tersebut ke Kapospol Teluk Pandan.  Atas  informasi tersebut, kemudian Kapospol beserta warga dan pemilik walet dan kawan-kawan lainnya, melakukan penghadangan di Simpang 3 Kusnodo Desa Martadinata Kecamatan Teluk Pandan.

Sementara itu, Dandim Letkol Inf Kamil Bahren Pasha menambahkan bahwa usaha komplotan perampok tersebut melarikan diri dengan melintasi jalan tersebut gagal setelah dicegat oleh tim gabungan antara Polri dan TNI yang juga dibantu warga.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan di Pospol Teluk Pandan," ujar Kamil Bahren yang dibenarkan Ristiawan.

Reporter : Al Gazali
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya G20MEI Kutim Anggap Pemerintah Pusat Melangar Konstitusi
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda