UniqMag

Jelang Ramadhan, Harga Telur di Pasar Jember Merangkak Naik

berita terkini
Harga daging ayam potong dan telur sudah mengalamai kenaikan di pasar tradisional di Jember

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) – Harga kebutuhan pokok di  Kabupaten Jember mulai menunjukan kenaikan dua minggu menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Seperti harga telur yang saat ini mulai merangkak naik.

Menurut Fauzan, salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Tanjung, harga telur ayam sempat mengalami fluktuatif pertengahan April 2018 kemarin.

“Sejak akhir April hingga awal pekan Mei 2018, harganya terus naik yakni berkisar Rp23.000 hingga Rp24.000 per kilogram,” kata Fauzan.

Harga normal telur ayam sendiri sebenarnya berkisar Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram, namun tingginya permintaan akan komoditas tersebut ditambah dengan pasokan dari peternak ayam petelur yang berkurang menyebabkan harga telur ayam ras naik.

”Para pedagang mendapat kiriman telur dari Kabupaten Blitar yang menjadi daerah sentra telur ayam ras, namun kiriman telur dari luar daerah juga berkurang dari biasanya, sehingga stok telur ayam ras menipis,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, biasanya permintaan telur ayam ras meningkat tajam saat momentum ramadhan karena banyak masyarakat yang membuat kue kering dan berbagai olahan kue lebaran yang membutuhkan telur ayam.

”Para pedagang juga berharap pasokan telur tetap ada dari peternak lokal maupun luar daerah karena kebutuhan telur ayam ras di pasaran akan terus meningkat menjelang ramadhan hingga lebaran 2018,” katanya.

Sementara itu harga daging ayam ras per kilogram di sejumlah pasar tradisional Jember turun, namun masih tinggi dibandingkan harga normal.

Harga daging ayam ras mengalami kenaikan sejak masuknya pertengahan April lalu. Penyebabnya karena tingginya permintaan pasar, sedangkan stoknya terbatas.

“Harga daging ayam ras naik kisaran Rp40.000. karena banyak permintaan dan stoknya sedikit. Tetapi sejak 2 Mei kemarin, harganya turun kisaran Rp35.000,” ujar Fitri, Jumat (4/5).

Meski mengalami penurunan menurut Fitri harga daging ayam terbilang masih tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Apalagi menjelang datangnya bulan Ramadan ini. “Padahal sebelumnya harga berkisar Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram,” katanya.

Diprediksi harga daging ayam ras akan terus naik hingga menjelang lebaran 2018. Penyebabnya tak lain karena tingginya permintaan pasar sedangkan pasokan dari pedagang terbatas.

 

 

 

 

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Ditanyakan Fungsi Kontrol Terkait Rokok Ilegal, DPRD Pamekasan: Kami Bingung
Berita Selanjutnya Partai Nasdem OKI Pertama Daftar Bacaleg ke KPU

Komentar Anda