UniqMag

Pusat Kucurkan Rp 10 M untuk Jembatan Gantung Long Apari Mahulu

berita terkini
Jembatan gantung long apari, yang membentang sungai Mahakam Hulu

MAHAKAM ULU, (suaraindonesia.co.id) - Kondisi geologis wilayah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), di sepanjang sungai Mahakam yang disebut hulu riam di Kecamatan Long Apari berbatasan langsung dengan Serwak Malaysia, butuh perhatian khusus dari pemerintah pusat.

 

Pasalnya wilayah di pesisir Mahulu penuh dengan gunung, lembah, dan sungai yang secara fisik memisahkan lokasi tempat tinggal penduduk. Namun di lokasi tersebut, hanya ada satu jembatan gantung membentangi sungai Mahakam sebagai akses jalan penghubung di tuju kampung yang ada di sekitarnya. 

Guna menjawab masalah tersebut, Ketua DPRD Mahulu, Novita Bulan bersama pemkab setempat, memperjuangkan hingga Kementerian PUPR agar bisa dibangun jembatan semi permanen yang bisa di lalui kendaraan roda empat.

Namun tahun ini pemerintah pusat hanya bisa menganggarkan untuk jembatan gantung tersebut melalui APBN sebesar Rp 10 miliar. 

Selama ini jembatan gantung itu hanya bisa di lalui warga pejalan kaki jika hendak menuju ke lima kampung seberang.

" Dari anggaran APBN tahun ini akan dibangun jembatan gantung saja. Selain itu, kita minta jembatan gantung itu paling tidak bisa dilewati roda empat," ungkap Novita Bulan, yang merupakan putri kelahiran Long Apari, saat di temui media ini, Senin kemarin (7/5/2018).

Kata Bulan, saat ini proses pelelangan pembangunan jembatan gantung itu sudah berjalan, bisa di positifkan tahun ini sudah mulai di kerjakan.

" Hadirnya jembatan gantung yang baru akan mempermudah akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga," pungkasnya. 

Reporter : Nur A
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Bupati Kutai Timur Hadiri Gerakan Menuju Smart City 2018
Berita Selanjutnya Siswa MAN di Bondowoso Bentangkan Merah Putih Sepanjang 1111 Meter.

Komentar Anda