UniqMag

Begini Cara Agar  Kutai Timur Zero Accident

berita terkini
Wabup Kasmidi saat memberikan sambutan di depan peserta peserta AYT 2018  (Ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Agenda tahunan pemilihan Abdi Yasa Teladan (AYT) 2018 kembali digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) yang ditujukan memilih pengemudi angkutan umum teladan sekaligus mendorong terciptanya angkutan umum yang selamat, aman, tertib dan nyaman. Bertempat di Pelangi Room Hotel Royal Victoria, Selasa (8/5), Wabup Kasmidi Bulang didaulat membuka kegiatan turut didampingi Asisten Pemkesra Mugeni, Kadishub Ikhsanuddin Syerpi, dan Sekretaris Dishub Teguh Budi Santoso.

Menurut Kasmidi, AYT tentunya Kutim wajib mengirimkan peserta terbaik menjadi perwakilan Provinsi Kaltim untuk ikut bersaing di level Nasional. Pasalnya dua tahun lalu tepatnya di 2016, ada perwakilan yang bisa mengharumkan nama Kutim.

“Ini menjadi cermin kabupaten kita dengan keteladanan pengemudi. Jika mendapatkan predikat teladan hasilnya daerah mendapatkan perlakuan sangat bagus oleh Dishub Provinsi maupun dari Dirjen Kementerian Perhubungan karena sesuai dengan UU yang harus dipahami sesuai moda transportasi kerja sesuai hukum,” jelasnya.

Sementara itu Kasi Angkutan Darat Dishub Kutim, Abdul Muis melaporkan sebanyak 36 pengemudi (sopir) ikut sekaligus bersaing  ketat dalam AYT ini berasal dari kalangan Organnda, Asosiasi Travel Sangatta (ATS), DAMRI ,dan angkutan barang. Peserta akan menjalani serangkaian tes tertulis dan mendengarkan pemaparan narasumber dari Satlantas Kutim, Asuransi Jasa Raharja, maupun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) mengenai transportasi dan fisik sehat ketika berkendara. 

“Peserta terbaik tingkat Kabupaten langsung mewakili Kutim ke level Provinsi bahkan jika lebih baik selanjutnya ke Nasional. Dishub dalam hal ini siapa pun peserta yang terpilih wajib mempunyai kompetensi yang memadai yaitu tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, dan keterampilan yang handal dalam mengemudi," terang Muis.

Namun menurutnya,  juga diharapkan para supir tersebut memiliki perilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan di jalan dalam melayani jasa angkutan memperoleh kawasan Zero Accident (kecelakaan nol). (Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Dua Orang di Jember Ini Dapat Ratusan Juta dari Tutup Botol Minuman
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda