UniqMag

Santri di Jember Ini Bisa Bikin Kecap dari Air Kelapa

berita terkini
Proses pembuatan kecap dari air kelapa di Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari Kabuptaen Jember.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) - Umumnya, kecap yang dikonsumsi di pasaran rata-rata terbuat dari bahan baku kedelai. Tetapi tidak bagi Santri Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari Jember. Para santri ini, mampu berwirausaha dengan membuat industri kecap berbahan air kelapa.

Selain bahan baku murah, produk yang dihasilkan juga dijamin steril dari bahan kimia dan sejenisnya sehingga apabila dikonsumsi aman bagi kesehatan dan tanpa efek samping.

Guru bidang keahlian, Ahmad  Marwi mengatakan, produk yang dihasilkan para santri binaannya tidak lepas dari program SMK Mini yang ada di lembaga tersebut.

“SMK Mini bukan hanya dirasakan oleh siswa SMK, tetapi para santri dan masyarakat langsung juga bisa menikmati hasilnya. Salah satunya kecap asli produksi Pondok Pesantren Al-Azhar,” paparnya, Senin (14/05/2018).

Marwi menuturkan, sampai saat ini bentuk kemasan kecap yang diproduksi juga tidak jauh beda dengan kecap-kecap yang dipasarkan di toko-toko swalayan.

“Jadi tidak heran, banyak masyarakat ketagihan dengan kecap buatan kami. Selain harganya murah, rasanya juga lebih gurih karena berbahan baku kelapa dan gula merah,” ujarnya.

Marwi juga menegaskan, untuk saat ini SMK Al-Azhar menjadi satu-satunya SMK Al-Azhar menjadi satu-satunya SMK swasta pengelola program 'SMK Pencetak Wira Usaha' bersama 2 SMK Negeri di Kabupaten Jember.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dalam beberapa kesempatan menyatakan kebanggaannya tentang SMK Mini.

“Adalah suatu kebanggaan apabila alumni SMK Mini siap dipekerjakan oleh Kemenaker RI melalui sistem AKAD itu. Hal itu membuktikan, SMK Mini mempunyai potensi untuk menghasilkan tenaga kerja yang mempunyai ketrampilan yang dibutuhkan industri,“ ujarnya.

Gubernur juga mengatakan, sebelum itu, pihaknya pernah menawarkan alumni SMK mini untuk bisa direkrut Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Alumni SMK Mini adalah orang-orang terlatih yang bisa menjadi tenaga kerja profesional.

Reporter : Irma Kirana
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Hardiknas Momen Indah Bagi SMPN 4 Ciamis
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda