UniqMag

Bahaya Terorisme Dilarang Masuk ke Kutim, Pemkab Terus Tingkatkan Kewaspadaan

berita terkini
Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi dan Seskab Irawasnyah membahas aksi teror di Surabaya. (ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Ledakan bom yang terjadi di Surabaya kemarin pagi langsung mematik perhatian Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar. Dalam arahan di Coffee Morning di Ruang Meranti Kantor Bupati Senin (14/5) mengajak secara tegas masyarakat untuk mengutamakan beribadah dengan baik sekaligus secara bersama-sama terus bersikap waspada.

Dikatakan mantan Seskab Kutim ini untuk mencapai kehidupan aman dan tentram agar bisa menyambut dan menunaikan ibadah Ramadah tahun ini maka yang paling diutamakan adalah menciptakan silaturahmi dengan baik serta serta tetap terus waspada terhadap segala hal yang dianggap menjadi ancaman,” jelasnya.

Ia bahkan menuturkan agar masyarakat berperan aktif melaporkan orang-orang asing yang berada di lingkungan terkecil. Contoh saja para pekerja sawit yang bekerja di area Kutim banyak yang belum mempunyai KTP, mereka asal masuk saja ini menjadi perhatian bersama memonitoring aktivitas orang tidak memiliki identitas patut dicurigai.

“Direncanakan Rabu (16/5) besok, saya akan memanggil Kapolres, Dandim, Satpol PP, Kesbangpol dan undangan lain duduk bersama dalam rakor kewaspadaan anti teror intinya mengantisipasi kemungkinan pergerakan aksi terorisme jangan sampai masuk ke Kutim,” tutupnya. (Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Tentukan Awal Puasa, Rukyatul Hilal di Gunung Sadeng dan Pantai Paseban Jember
Berita Selanjutnya Jalan berlobang di OKI Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Komentar Anda