UniqMag

Deklarasi Damai, 25 Komunitas di Malang Nyalakan Seribu Lilin

berita terkini
Bebagai komunitas saat menyalakan seribu lilin di depan gereja Ijen, Malang

MALANG RAYA, (suaraindonesia.co.id) - Berbagai komunitas di Kota Malang menggelar aksi keprihatinan,Senin malam (14/05). Berangkat dari sebuah obrolan di KNPI Kota Malang, Bambang GW bersama rekan-rekan sepakat berembug khusus membicarakan tentang sikap warga Kota Malang dalam gelaran aksi simpatik humanisme menyikapi kejadian bom bunuh diri yang memilukan. Dengan title ADAM, Aksi Deklarasi Damai.

Sekitar 1000 lilin dinyalakan dalam aksi yang dihadiri berbagai tokoh dari lintas agama, budayawan, dan para pegiat sosial Dalam deklarasi damai itu juga dibacakan sebuah pernyataan sikap secara singkat bahwa bumi Arema harus bisa dijaga dan dibentengi dari segala bentuk radikalisme. Hadir kurang lebih sekitar 25 komunitas di depan gereja ijen sebagai pilihan tempatnya.

Hadirnya para komunitas tersebut merupakan sikap warga Kota Malang atas kekerasan dan radikalisme dalam wujud pengeboman bunuh diri yang melibatkan unsur keluarga (Ayah,Ibu dan Anak) dengan alasan jihad di beberapa titik di Surabaya.

"Depan gereja Ijen itu punya nilai historis, lokasinya juga tidak mengganggu kepentingan umum, karena ada space yang bisa digunakan serta memudahkan kawan kawan datang , sebab bisa ditempuh dari berbagai penjuru." ujar Bambang GW, salah satu peserta deklarasi. Dalam deklarasi tersebut juga ada aksi baca puisi, menyanyi, orasi dan teatrikal.

Termasuk Mbah Karjo dengan wayang suketnya yang dijadikan simbol ngruwat ibu pertiwi. Beberapa komunitas yang hadir meliputi MPD, Lesbumi NU, Gus Durian, PMII, GMNI, Perempuan Bergerak, Banser, Sedulur Petruk, PMKRI, Hikmabudhi, GWN dan lain lain. Penggagas Sedulur Petruk,Bambang GW mengatakan,bahwa sesudah acara itu,akan diagendakan lanjutan yang saat ini masih dirembuk bersama.

Reporter : Hery Yulianto
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Samarinda Bahaya Banjir, Yonif 611 Terus Latih Prajurit penanggulangan Banjir
Berita Selanjutnya Pemkab OKI 'Blacklist' Perusahaan Perencanaan Proyek Rumdin Bupati

Komentar Anda