UniqMag

Nyalakan Seribu Lilin dari Jember untuk Korban Teror Surabaya

berita terkini
Aksi solidaritas seribu lilin untuk korban bom Surabaya

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) – Aksi terror bom bunuh diri yang terjadi hari  Minggu 13 Mei 2018 dan Senin pagi (14/5) yang menimbulkan korban warga sipil memantik empati dan solidaritas. Sejumlah komunitas anak muda Jember tergerak untuk melakukan aksi keprihatinan sekaligus doa bersama untuk para korban ledakan bom.

"Aksi ini murni sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi bangsa saat ini, terutama terkait aksi teror yang terjadi di Surabaya. Ini sebagai bentuk solidaritas anak muda Jember untuk para korban terror," kata Martin Rachmanto, juru bicara aksi.

Aksi Solidaritas Seribu Lilin dan doa bersama untuk korban teror bom di Surabaya yang dihadiri oleh ratusan masa tersebut terdiri dari berbagai komunitas, diantarnya komunitas otomotif, komunitas pecinta alam, komunitas anak band serta ormas sekabupaten Jember.

"Kami yang hadir di sini atas nama kemanusiaan yang berlatar belakang berbagai komunitas hanya ingin Indonesia bersatu melawan teroris," tambah Martin.

Aksi keprihatinan yang di mulai pukul 19.00 WIB ini mengharuskan semua peserta memakai pakaian serba hitam tersebut, dengan menyalakan lilin dan doa bersama, berhasil menarik antusias para peserta yang didominasi anak muda yang masih mencintai kemanusiaan dan Bhinneka tunggal ika.

"Ini aksi keprihatinan sekaligus solidaritas kami anak muda Jember untuk para korban teror di Surabaya, kami berharap dengan adanya aksi ini, segala tindakan teror tidak terulang lagi." Kata Arie Kumbang Wibowo, penanggung jawab aksi Seribu Lilin Jember Untuk Korban Teror Di Surabaya.

Menurut Kumbang, masyarakat tidak boleh takut dengan teroris, karena aksi teror dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan. Masyarakat juga dihimbau agar tetap waspada dengan  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini untuk bersama-sama melawan terorisme.

"Aksi ini sebagai sarana untuk menggugah masyarakat untuk tidak takut pada aksi terorisme serta bersatu padu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika untuk melawan terorisme dan radikalisme di bumi Indonesia," tambah Kumbang.

Lebih lanjut Kumbang menyampaikan, bahwa aksi solidaritas ini mengandung pesan moral untuk mengajak seluruh warga negara ini agar tetap waspada dan curiga terhadap orang-orang asing di lingkungan masing-masing.

"Kita ingin menyampaikan pesan moral pada masyarakat untuk tetap waspada terhadap orang-orang asing yang mencurigakan agar bisa mengantisipasi adanya ancaman terhadap teroris." Ujar Kumbang.

"Untuk TNI dan Polri, kami berharap mereka bisa melindungi kami dari ancaman teror, kami sangat mendukung mereka dan memberi semangat untuk tetap menjalankan tugasnya dengan penuh kewaspadaan," pungkas Kumbang.

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Satu Lagi Pengedar Narkoba di Kutim Diciduk Polisi
Berita Selanjutnya Jalan berlobang di OKI Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Komentar Anda