UniqMag

Wabup Kutim: Serapan Dana Desa 2018 Masih Rendah

berita terkini
Wakil Bupati dalam Rapat Kerja Mingguan Coffee Morning, Senin (14/5/2018) (ist)

                      

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo belum lama ini mengundang seluruh Kepala Daerah di Indonesia guna membahas rendahnya serapan Dana Desa (DD) di seluruh Indonesia.

Undangan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mewakili Bupati H Ismunandar. Usai pertemuan, Wabub mengungkapkan serapan DD diseluruh Indonesia masih rendah dan baru sekitar 24 persen. Berkaitan persoalan itu pula, rencananya Kepala Desa perwakilan tiap daerah akan diundang lagi ke Jakarta oleh kementerian terkait. 

"Guna meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan dana desa. Kepala Desa yang diutus adalah orang-orang yang benar memahami dan mampu berbicara terkait dengan kendala-kendala dalam pengelolaan dana desa tersebut," sebut Kasmidi.

Artinya kegiatan tersebut nantinya harus diikuti Kades yang berkompeten dan mampu berbicara. Sehingga nanti benar-benar bisa memahami apa informasi yang disampaikan serta mampu bisa membagikan kepada para Kades lainnya.

Sementara itu, Sekretaris BPKAD Kutim, Hamdan mengatakan, DD tahap pertama sudah masuk 20 persen. Namun sampai saat ini belum ada pengajuan dari desa. 

“Infromasi ini tentunya dapat disampaikan Bapemas kepada para Kepala Desa agar segera mengajukan,” ucap Hamdan.

Sedangkankan Sekretaris Bapemas Kutim Iriansyah Jacob mengakui bahwa pihaknya telah memberikan surat kepada para Kades untuk menyampaikan pengajuan pencairan DD tersebut. (Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Nyalakan Seribu Lilin dari Jember untuk Korban Teror Surabaya
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda