UniqMag

Rukyatul Hilal di Pamekasan Terkendala Mendung

berita terkini
Saat rukyatul hilal di pantai Ambat Pamekasan.

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)-Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, melakukan Rukyatul Hilal di pesisir pantai Ambat Tlanakan Pamekasan Madura, Jawa Timur, Selasa (15/05) sore.

Rukyatul hilal ini untuk menentukan awal bulan Ramadan 1439 Hijriyah dilihat dari penampakan bulan sebelum matahari terbenam.

Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Pamekasan, Ilyasak mengatakan, hasil rukyatul hilal pada hari ini nihil dengan alasan cuaca mendung.

“Yang kita lihat saat ini mendung jadi tidak memmungkinkan untuk bisa melihat hilal," tutur Ilyasak.

Pihaknya menambahkan, secara tinjauan ilmu astronomi di seluruh Asia termasuk Indonesia posisi bulan di bawah ufuk.

“Sekarang posisi bulan disemua kawasan Asia termasuk Indonesia masih di bawah ufuk. Karena bulan itu terbenam lebih dahulu dari matahari," paparnya.

"Selanjutnya Ijtima'nya masih pukul 18:46 sesudah Isya' sehingga secara teori astronomi hilal mustahil dapat dilihat," imbuhnya.

Terakhir dikatakannya, hasilnya nanti akan dilaporkan ke Kanwil Kemenag Jawa Timur dan selanjutnya ke Kementerian Agama RI, tinggal menunggu hasil sidang Isbat untuk penentuannya.

“InsyaAllah perkiraan Istikmal bulan Sya'ban digenapkan 30 hari sehingga tanggal 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 17 Mei hari Kamis," pungkasnya.

Untuk diketahui yang juga menyaksikan hilal di pantai Ambat yaitu Ketua PCNU, MUI, dan dari perwakilan Pengadilan Agama.

Reporter : Sohebullah
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Tentukan Awal Ramadhan 1439 H, PCNU Pamekasan akan Ikuti Keputusan Pemerintah
Berita Selanjutnya Jalan berlobang di OKI Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Komentar Anda