UniqMag

Asdep Kemenko Polhukam Kunjungi Desa Kebangsaan Banyuwangi

berita terkini
Asdep Kewaspadaan dan Kesbang Kemenko Polhukam Kusnaedi, Wabup Yusuf Widyatmoko, dan Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Wiyono. Asdep Kemenko Polhukam Kunjungi Desa Kebangsaan Banyuwangi

BANYUWANGI, (suaraindonesia.co.id)- Asisten Deputi Bidang Kewaspadaan dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam, Kusnaedi bersama tim kementerian mengunjungi Desa Kebangsaan Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Selasa siang hingga sore (15/5). Mereka ingin menggali informasi terkait kerukunan umat beragama dan beragam suku di Kabupaten Banyuwangi.

Sebelum mengunjungi Desa Patoman, rombongan Kemenko Polhukam bertemu dengan berbagai unsur masyarakat di aula Rempeg Jogopati Pemkab Banyuwangi. Dalam pertemuan Selasa pagi hingga siang itu hadir Ketua MUI Banyuwangi KH Muh Yamin, perwakilan ormas NU dan Muhammadiyah, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pemuda Lintas Agama Bersatu, Dewan Kesenian Blambangan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan unsur terkait lainnya.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko bersama Forum Pimpinan Kabupaten Banyuwangi menyambut kehadiran tamu dari ibukota tersebut. Ada juga Wakapolres Kombes Pol Oskar Samsudin, Dandim 0825 Letkol Ruli N, Danlanal Letkol Hartaya, Kajari, dan ketua Pengadilan Negeri.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuwangi Wiyono sempat memaparkan selayang pandang Banyuwangi sebelum dilakukan dialog interaktif. Menurut Wiyono, pemersatu Banyuwangi adalah seni budaya. “Kami dulu yang mempelopori pertemuan tiga pilar di Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu, Wabup Yusuf Widyatmoko mengatakan bahwa kondisi Banyuwangi selama tujuh tahun terakhir sangat kondusif, aman, dan damai. Dahulu, Banyuwangi dikenal sebagai kota santet. “Sekarang Banyuwangi dikenal sebagai tujuan pariwisata yang diminati di Indonesia, bahkan dunia,” tuturnya.(Surya Anto)

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Rukyatul Hilal di Pamekasan Terkendala Mendung
Berita Selanjutnya Di Bulan Ramadhan, 40 Pengemis di Pamekasan Terjaring Razia

Komentar Anda