UniqMag

2018, Sleman Targetkan Dikunjungi 8 Juta Wisatawan

berita terkini
Sri Purnomo bersama pengurus PHRI Sleman

SLEMAN, ( suaraindonesia.co.id ) - Terus tumbuhnya destinasi wisata di Sleman diharapkan mampu menarik wisatawan berkunjung ke Sleman. Apalagi selain Candi Prambanan, Tebing Breksi yang dinobatkan sebagai juara I Nasional destinasi baru terpopuler menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara. Oleh karena itu Bupati Sleman, Sri Purnomo di tahun 2018 ini menargetkan 8 juta destinasi di kunjungi wisatawan.

"Data yang ada di Dinas Pariwisata Sleman di tahun 2017 jumlah kunjugan mencapai 7,2 juta di mana seorang wisatawan mengunjungi lebih dari satu destinasi. Dan pada 2018 ini saya targetkan menjadi 8 juta" tandas Sri Purnomo di sela-sela Pelantikan dan Pengukuhan Badan Pimpinan Cabang Persatuan Hotel dan Restouran Indonesia ( BPC PHRI ) Cabang Sleman periode 2018-2023 di Pendopo Komplek Pemda Sleman, Rabu (16/5).

Sri Purnomo menambahkan Sleman memiliki berbagai destinasi wisata yang dapat dijual ke wisatawan. Diharapkan selain mengunjungi obyek yang ada wisatawan bisa menginap di Sleman.

Sementara itu terkait dengan dikukuhkannya BPC PHRI Sleman, Sri Purnomo mengatakan hotel dan restouran merupakan salah satu urat nadi kehidupan kepariwisataan di Indonesia pada umum dan Sleman pada khususnya. Hotel dan Restouran merupakan tempat strategis dalam menumbuhkan perekonomian, tidak terkecuali di Sleman.

Lebih jauh Sri Purnomo pun berharap hotel, baik hotel berbintang maupun non bintang dan restouran dapat maju bersama, berkompetisi memberikan pelayanan yang baik.

Kepengurusan BPC PHRI Sleman yang merupakan hasil musyawarah daerah luar biasa periode 2018-2023 di ketuai oleh Joko Paromo. Sedangkan berkenan melantik dan mengukuhkan pengurus BPC PHRI Sleman adalah Ketua DPD PHRI DIY, Istijab Danu Negoro.

Ketua BPC PHRI Sleman, Joko Paromo mengatakan ke depan akan mengembangkan wisata Sleman yang ramah lingkungan. Karena dengan menjaga keseimbangan alam dengan tetap hijau akan mencegah banjir. Dan ketika tidak terkena banjir maka destinasi wisata tetap terjaga serta masyarakat tetap diuntungkan adanya obyek wisata.

Reporter : Lanjar Artama
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya RSUD Labuha Halmahera Selatan Dinilai Komite Akreditasi
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda