UniqMag

Sumur Minyak Tak Terawat Resahkan Warga Kaliorang, Kutim

berita terkini
Sumur minyak terlihat dibiarkan dan hampir ditumbuhi rerumputan

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia) - Kepala Desa/Kecamatan Kaliorang Kutai Timur (Kutim), Supriyanto yang ditemui seusai pertemuan di Kantor Pertamina EP Sangatta, Senin (14/5/2018)

menuturkan, keresahan warganya mengenai masih aktifnya sumur minyak pasca produksi di Dusun 1. 

Menurutnya, sumur minyak yang dulu  di kelola koperasi mitra sawit mandiri dan mitranya PT. Tri Cipta Teknindo tersebut sampai sekarang masih aktif dan tidak lagi dikelola dikarenakan ijin pengelolaan sudah habis waktu berlakunya.

"Sudah satu tahun berlalu dari habisnya ijin pengelolaan dan sampai sekarang belum ada penanganan mengenai tumpahan minyak tersebut," ucapnya

Dia juga menuturkan bahwa ada sekitar 70.000 liter minyak yang ada dalam tangki penampungan dan kemungkinan terus bertambah melihat keaktifan sumur minyak tersebut dan tumpahan minyak yang sudah meluas di sekitar lokasi sumur.

"Takutnya pas ada kebakaran lahan, kalau sampai merembet ke sana pasti jadi masalah besar. Belum lagi dampak pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak tersebut. Makanya saya datang ke Pertamina EP Sangatta ini untuk membicarakan penanganan yang harus dilakukan," terangnya.

Sementara itu, Field manager Pertamina EP Sangatta, Jemmy Oktavianto membenarkan maksud kedatangan Kepala Desa Kaliorang tersebut dan menurutnya pertamina akan secepatnya mendiskusikan permasalahan ini dengan Pihak Pertamina pusat  untuk  mengambil langkah dan menangani masalah tersebut.

"Target kami mungkin sekitar butuh waktu seminggu untuk mengambil tindakan terkait masalah sumur minyak ini. Mengingat kami juga harus berkoordinasi dengan pusat dan juga mitra di lapangan yang melakukan eksplorasi," ucapnya. (Qiqi)

 

Reporter : Muhammad
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya 2018, Sleman Targetkan Dikunjungi 8 Juta Wisatawan
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda