UniqMag

DPRD Kutai Timur Minta Pemkab Ambil Tindakan

berita terkini
Peralatan pengeboran nampak dibiarkan hingga terlihat kusam seperti tak terawat

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) -  Permasalahan tumpahan minyak mentah dari sumur minyak di Dusun 1 Desa/Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim) mendapat perhatian serius dari anggota DPRD.

Ketua Komisi A DPRD Kutim, Agiel Suwarno mengatakan, perlunya Pemerintah Daerah (Pemda) untuk aktif berkoordinasi dengan pertamina guna mencari solusi untuk penanganan masalah tersebut. Selain dari segi keamanan bagi masyarakat sekitar, potensi minyak mentah yang ada bisa dimanfaatkan dan tidak terbuang sia sia.

"Kalau perlu laporkan ke pemerintah Propinsi karena kewenangan dibidang pertambangan ada disana, agar ada langkah strategis untuk pemanfaatan potensi sumber daya alam (SDA) yang belum dikelola dengan baik," ucapnya.

Senada dengan yang diucapkan Agiel Suwarno, anggota Komisi C DPRD Kutim, Leny Susilowati juga menyetujui pendapat yang diutarakan oleh beberapa anggota anggota DPRD  tersebut.

"Ya menurut saya itu masih tanggung jawab Pertamina. Karena perawatan pasca pengeboran jugag harusnya masih ada. Kalau di diamkan seperti ini kan berdampak pada lingkungan," terang Ketua DPC Gerindra kutim tersebut. (Qiqi)

Reporter : Muhammad
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Sumur Minyak Tak Terawat Resahkan Warga Kaliorang, Kutim
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda