UniqMag

Kapolres Kutim Usul Minta Berlakukan Kembali Tamu Wajib Lapor

berita terkini
Kapolres AKBP Teddy Ristiawan saat memaparkan arahan di Rakor Anti Terorisme yang tengah marak di Surabaya dan Riau bersama jajaran FKPD dan FKUB. (ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Dalam rakor kewaspadaan dini serta doa bersama lintas agama dan pernyataan sikap anti terorisme, Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Teddy Ristiawan meminta agar RUU Anti-Terorisme dapat segera disahkan menjadi Undang-Undang. Hal itu untuk menyikapi fakta bahwa sel-sel tidur terorisme yang tersebar di Indonesia saat ini sudah mulai bangkit satu per satu. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa juga ada di Kutim.

Teddy mengatakan, pihak kepolisian tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah kebangkitan sel tidur terorisme tersebut. Pasalnya, dalam UU Anti-Terorisme yang saat ini masih berlaku, kewenangan Polri hanya pada tindakan responsive. Yakni baru bisa bekerja jika ditemui adanya teroris yang beraksi.

“UU Terorisme sekarang ini sifatnya responsif. Jadi, kalau mereka (teroris) belum melakukan tindakan, itu belum bisa ditangkap. Kita berharap dalam RUU terbaru yang sudah setahun berhenti tidak diproses (dapat segera disahkan). Petugas Polri khsususnya, diberikan kewenangan untuk upaya preventif. Mudah-mudahan mereka (teroris) tidak berhijrah ke Kutim” harap Teddy saat pemaparan rakor di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Rabu (16/5/2018).

Mandeknya pengesahan RUU anti-terorisme tersebut pun berdampak besar terhadap penuntasan kasus terorisme di Indonesia. Sebab, dalam UU Anti-Terorisme saat ini kewenangan Polri tidak begitu banyak. Untuk itu, Teddy pun meminta RUU tersebut dapat segera disahkan agar aparat keamanan khususnya Polri memiliki payung hukum yang jelas dan dapat menumpas terorisme.

“Usulan saya berlakukan lagi wajib lapor 1 x 24 jam ke Ketua RT setempat, RT wajib mengenal warganya sampai hafal. Jika ada tindak tanduk mencurigakan segera berkordinasi lewat aduan ke tim Binmas Polres Kutim,” tutupnya.

 

Reporter : Muhammad
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Bupati Kutai Timur Himbau Warganya Tingkatkan Kewaspadaan Adanya Teroris
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda