UniqMag

1000 Lilin dan Doa dari Puncak Buibatu Batas Utara NKRI, untuk Surabaya.

berita terkini
Aksi 1000 Lilin dan doa masyarakat Talaud untuk korban aksi pemboman yang terjadi di Surabaya

TALAUD, (suaraindonesia.co.id) - Ratusan Masyarakat Tanah Porodisa Kabupaten Kepulauan Talaud yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Masyarakat Talaud Untuk Keutuhan NKRI (PERMATA - NKRI) menggelar aksi 1000 Lilin terkait aksi pemboman yang terjadi di Surabaya dan kota lainnya di Kompleks Bu'ibatu tepatnya di Monumen Patung Yesus Memberkati Melonguane, Rabu (16/5) malam.

Aksi Damai yang digagas oleh Pemuda Lintas Agama dan ormas dengan melibatkan Pemerintah Daerah, DPRD, Tokoh agama , Kepolisian Resort Talaud, Kodim 1312/Talaud, Lanal Melonguane dan seluruh masyarakat tanpa memandang suku ras maupun agama ini sebagai bentuk keprihatinan dan menentang aksi terorisme yang terjadi di Indonesia.

Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus Simon Tuange yang didampingi Kapolres AKBP Denny Situmorang, Dandim 1312/Talaud Letkol ARM Gregorius Eka Setiawan, Danlanal Melonguane Letkol  Mar Augustinus Purba didaulat membacakan Piagam Porodisa untuk Indonesia.

 "Inilah seruan Piagam Porodisa untuk Indonesia. Kami anak negeri porodisa turut berduka cita dengan korban di Mako Brimob Jakarta, Gereja-gereja, Mapolrestabes di Surabaya, Rusunawa di Sidoarjo juga Mapolda Riau dan mengecam segenap aksi Radikalisme, Anarkisme dan Terorisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami anak Negeri Porodisa mendukung pemberantasan paham dan aksi radikalisme dan terorisme di Indonesia. Dan mendorong DPR RI segera mensahkan RUU Anti Terorisme," ujarnya saat membacakan isi piagam porodisa untuk indonesia.

Acara yang mengusung tema Pray for Surabaya Spirit for Indonesia ini diisi dengan doa untuk bangsa secara bergantian yang dibawakan oleh masing masing tokoh agama dan pemasangan 1000 lilin sebagai wujud kepedulian masyarakat talaud terhadap atas aksi pengeboman yang terjadi di beberapa kota dan mengecam keras tindakan radikalisme yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Seluruh unsur yang hadir berharap agar semua umat beragama bersama sama bergandeng tangan untuk menjaga keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke dan dari Pulau Rote sampai Pulau Miangas.

Reporter : Marwan Pakaya
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Atasi Terisolir, Warga Desa di OKI Gotong Royong Perbaiki Jembatan
Berita Selanjutnya Fang Seng, Pelepasan 1,5 Kwintal Ikan Menjelang Waisak di Banyuwangi

Komentar Anda