UniqMag

Disdukcapil Minta Warga Sidrap Ganti KTP Kutim

berita terkini
Kepala Disdukcapil Kutim Januar Herlian Putra Lembang Alam

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur (Kutim), meminta kepada Pemerintah Kota Bontang untuk tidak lagi menerbitkan administrasi kependudukan dan akta kelagiran kepada warga Dusun  Sidrap Desa Martadinata Kecamatan Teluk Pandan.

 

Karena diketahui bersama wilayah tersebut masuk dalam kawasan Kutim.  Jika hal tersebut tetap dilakukan,  maka jelas melanggar aturan.

"Seharusnya Bontang menolak kalau ada warga Sidrap yang bikin KTP. Harus berani menolak. Jangan berikan pelayanan," ujar Kepala Disdukcapil,  Januar Herlian Putra Lembang Alam.

Ia meminta kepada warga Sidrap untuk mengubah identitas keberadaan daerahnya yang saat ini masuk Bontang untuk segera pindah ke Kutim. Sehingga sesuai dengan keberadaan mereka tinggal.

"Kami terbuka lebar jika ingin mengganti KTP.  Mau perorangan atau kolektif. Kami akan layani. Karena itu solusi terbaik.  Sehingga sesusai antara tempat dan administrasi kependudukan," katanya.

“Karena diketahui,  saat ini warga Sidrap mayoritas menggunakan KTP Bontang. Bukan Kutim. Alasannya bermacam-macam. Salah satunya ialah masalah pelayanan. Bontang dianggap lebih dekat dari pada Kutim. Apapun alasannya, tindakan tersebut tak dibenarkan. Seharusnya tetap konsisten membuat perlengkapan kependudukan di Kutim.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Tidak Sesuai Aturan, Panwaslu Kutim Tertibkan Algaka Pilgub
Berita Selanjutnya Resort Wolrd Sentosa Tawari Pengunjung Melatih Dinosaurus atau Mengatasi Kejahatan Laut

Komentar Anda