UniqMag

Amankan Jalur, DAOP 9 Tutup Perlintasan Liar di Jember

berita terkini
Humas PT KAI Daop 9 Jember Luqman Arif

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Terhitung sejak akhir 2017 hingga Maret 2018, PT. KAI Daop 9 Jember telah menutup 20 perlintasan liar. Ada 4 perlintasan liar di Kabupaten Jember yang  juga telah ditutup.

Penutupan perlintasan liar menggunakan besi-besi bekas rel yang dipatok ke tanah, sehingga tidak bisa di lalui oleh pengendara kendaraan.

“Penutupan tersebut dilakukan agar kendaraan tidak bisa lewat lagi, dan tujuan kami (menutup perlintasan liar tersebut), adalah mengamankan jalur kereta api, dan kedua pengguna jalan raya,” ujar Humas PT KAI Daop 9 Jember Luqman Arif, Kamis (17/5).

Selain itu, lanjut Luqman, sejumlah perlintasan liar yang berada di daerah perkampungan juga ikut ditertibkan dan ditutup.

“Karena kami mempertimbangkan aspek kondisi sosial dan mempertimbangkan ketertiban masyarakat sekitar situ (perlintasan liar). Kami juga berkoordinasi dengan kewilayahan, tidak serta merta langsung menertibkan (perlintasan) tanpa ada komunikasi,” ujarnya.

Kewenangan untuk menutup perlintasan liar tersebut menurut Luqman, sebenarnya adalah tugas dari pemerintah daerah. “Bergantung pada kelas jalan yang melintas rel. Kalau itu jalan provinsi, berarti (wewenang) Dishub Provinsi. Kalau jalan kabupaten, ya Dishub Kabupaten,” ujarnya.

Namun demikian pihak PT KAI tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat terkait penanganan perlintasan liar tersebut.

Lebih jauh Luqman menyampaikan, di wilayah PT. KAI Daop 9 Jember mulai dari Pasuruan hingga Banyuwangi, tercatat ada 200 perlintasan liar yang beroperasi.

“Sementara untuk Jember, kemarin bupati bilang ada 55, satu sudah ditutup (pemkab), kemudian 4 sudah ditutup (PT. KAI) kemarin. Jadi sekarang tinggal 51 perlintasan liar,” ungkapnya.

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Pemotongan Jam Kerja Selama Ramadhan, DPRD Pamekasan Ancam ASN yang Punya Kebiasaan Buruk
Berita Selanjutnya Resort Wolrd Sentosa Tawari Pengunjung Melatih Dinosaurus atau Mengatasi Kejahatan Laut

Komentar Anda