UniqMag

Simpan dan Jual Mercon, Seorang Warga Jember Diciduk Polisi

berita terkini
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menunjukan tersangka dan barang bukti petasan

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) – Simpan dan jual petasan Siyanto (40) warga Dusun Krajan 1, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi diciduk polisi.

Tersangka diciduk saat sedang berada di pinggir jalan barat Garasi Bus Akas Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Rabu (16/5).

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo,berdasarkan pengakuan tersangka kepada petugas mercon-mercon tersebut didapat tersangka dari seorang temannya yang sudah meninggal, dan disimpan olehnya sejak 4 bulan yang lalu.

“Petasan itu disimpan tersangka sejak Bulan Januari lalu. Niatnya akan diperjualbelikan, namun petugas mengetahui hal itu, dan segera menangkapnya,” ujar Kusworo kepada sejumlah media, Jumat (18/5). 

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti 5 meter petasan siap ledak, dengan rincian 75 biji berdiamter 1 sentimeter, dan 1 biji berdiameter 3 sentimeter. Dirangkai dalam bentuk rentengan.

“Petasanya ada dua jenis, berukuran diameter besar dan kecil. Dilihat dari jenis petasannya, adalah buatan tangan dan bukan hasil produksi pabrikan,” jelas Kusworo.

Atas perbuatannya itu, tersangka terancam dijerat dengan Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951. “Diancam dengan hukuman 20 tahun penjara,” tegasnya.

Pasca ditangkapnya tersangka ini diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang memperjualbelikan petasan. Jika masih ada warga yang memaksa untuk menjual ataupun menyimpan petasan akan berurusan dengan aparat hukum.

“Maka jika seseorang itu (memaksa jual petasan), maka bersiap-siaplah untuk berlebaran di balik jeruji besi penjara,” tegasnya.

 

 

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya KNPI Kubar Desak Pemerintah-DPR Sahkan RUU Terorisme
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda