UniqMag

Apel dan Deklarasi Lawan Teroris di Bumi Arema

berita terkini
Pemerintah Kota Malang bersama masyarakat berbagai elemen dalam sebuah Apel dan Deklarasi melawan paham radikal dan terorisme

MALANG RAYA (suaraindonesia.co.id) - Komitmen berani lawan teroris di Kota Malang . Bumi Arema  harus bersih dari paham radikalisme. Begitulah komitmen yang ditandatangani bersama oleh sejumlah elemen yang berkumpul didepan Balai Kota, Minggu sore (20/05).

Deklarasi menolak paham radikalisme itu dihadiri oleh Wahid Wahyudi,Pjs Wali Kota Malang,Dandim 0833,Letkol inf Nurul Yakin,Kapolres Malang Kota,AKBP Asfuri juga KH Chamsawi Rois syuriah PC NU,perwakilan dari PD Muhammadiyah,serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Taufik Kusuma dan berbagai organisasi lintas kepemudaan.

Acara Deklerasi tersebut bersifat merespon atas kasus teror yang terjadi diwilayah Jatim,khususnya Surabaya dan Sidoarjo serta luar jawa yakni di Riau dalam selama sepekan tersebut.Mereka hadir dengan komitmen melawan paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Apel dan deklarasi yang dipimpin oleg Pjs Wali Kota Malang,Wahid Wahyudi itu merupakan harapan nyata menjadi satu momentum kebangkitan melawan tindakan radikal dan teror. Deklarasi yang dibacakan bersama tersebut adalah menolak paham radikalisme yang bisa jadi dilakukan diwilayah kampus,mengingat Kota Malang sebagai kota pendidikan.

"Kota Malang harus bersih dari paham dan unsur-unsur radikalisme disemua lini. Karena Kota Malang selama ini,terkesan merupakan miniatur Indonesia" kata Wahid Wahyudi dalam sambutan singkatnya.

Apel yang berjalan sekitar satu jam itu diakhiri dengan penandatanganan bersama sebagai sebuah komitmen.

Reporter : Hery Yulianto
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Wabup Banyuwangi Minta ASN Lebih Produktif di Bulan Ramadhan
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda