UniqMag

BI Jember Siapkan Uang Tukar Hari Raya Rp 7,2 Triliun

berita terkini
Ilustrasi

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) -Antisipasi kebutuhan penukaran uang pecahan pada Bulan Ramadan dan Lebaran tahun 2018, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember siapkan uang untuk ditukar masyarakat Rp 7 triliun lebih.

Kepala KPwBI Jember Hestu Wibowo menuturkan terjadi peningkatan prosentase kebutuhan masyarakat akan penukaran uang pada tahun 2018 ini sebesar 61% dibanding tahun lalu.

“Kami dari Bank Indonesia telah menyiapkan kebutuhan masyarakat akan penukaran uang, sebesar Rp 7,2 triliun, meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya Rp 4,8 triliun,” ujar Hestu kepada sejumlah media, saat penjelasan persnya di KPwBI kemarin.

Menurut Hestu, panjangnya hari libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri pada tahun 2018 ini, sekitar 10 sampai 12 hari menjadi salah satu penyebab terjadinya peningkatan permintaan pertukaran uang.

“Kenaikan ini bisa dimaklumi, dan dipastikan berdampak terhadap melonjaknya kebutuhan penukaran uang pecahan oleh masyarakat, utamanya yang hendak merayakan Idul Fitri,” ungkapnya.

Bank Indonesia Jember sendiri telah bekerjasama dengan 7 perbankan dan menyiapkan 97 titik lokasi penukaran uang.

“Kemudian menentukan titik (penukaran uang) yang tersebar di 97 titik kantor cabang. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terkait penukaran uang pecahan,” imbuhnya.

Masyarakat dapat melakukan penukaran mulai 28 Mei hingga 8 Juni mendatang, BI juga membuka layanan penukaran uang di alun-alun Kota Jember.

“Silahkan masyarakat Jember dan sekitarnya datang langsung ke alun-alun Kota Jember untuk melakukan penukaran uang,” tandasnya.

Bank Indonesia juga akan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember, untuk membuka layanan penukaran uang melalui kegiatan bazar murah Ramadan di setiap kecamatan.

“Hal itu merupakan sebuah kemudahan bagi masyarakat, misalnya terlalu jauh untuk ke alun-alun Kota Jember, atau ke kantor cabang perbankan untuk melakukan penukaran uang,” katanya.

Masyarakat juga hanya diperbolehkan melakukan penukaran uang pecahan, katanya, maksimal setiap orang sebanyak 1 pak atau bendel.

“Sebenarnya tidak ada pembatasan (melakukan tukar uang pecahan), namun untuk tertibnya kami membatasi per paket. Jadi masing-masing pecahan, mulai dari Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, hingga Rp 20 ribu, masing-masing satu pak,” jelasnya.

 

“Jadi satu orang, maksimal bisa menukarkan Rp 3,7 juta, mendapat (satu bendel), masing-masing satu pak dari tiap-tiap pecahan,” pungkas Hestu.

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Danrem Wira Bhakti: Jaga Keamanan Wilayah Dengan Patroli Malam
Berita Selanjutnya Jalin Silaturahmi & Kekompakan, Ketua RT 012/RW 02 Kota Bambu Utara Jakarta Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia

Komentar Anda