UniqMag

RSUD Sangkulirang Kekurangan Obat, Pasien BPJS Terpaksa Beli Diluar

berita terkini
Kepala dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal

KUTAI TIMUR,(Suaraindonesia.co.id)- Akibat Pemangkasan Anggaran, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim) Kaltim, kekurangan stok obat-obatan sejak April 2018. Akibatnya pasien Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan terpaksa membeli obat di luar.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal saat di hubungi via telepon Selasa (22/5/2015) menuturkan bahwa pemangkasan anggaran terhadap RSUD Sangkulirang dangat berpengaruh terhadap ketersediaan obat obatan dan pelayanan. 

"Memang kondisinya sekarang RSUD Sangkulirang alami pemangkasan anggaran, dulu anggaran 2017 kita dapat 5,5 Miliyar, sekarang dengan adanya pemangkasan anggaran tinggal 3,5 Miliyar. Akhirnya  ketersediaan obat dan operasional tidak dapat terpenuhi secara maksimal. Sehingga muncul keluhan dari sisi pelayanan itu, tahun lalu gak ada keluhan semacam itu karena anggarannya cukup," ujar dr. Bahrani

Dirinya menjelaskan, dengan Anggaran 3,5 milyar tahun ini RSUD Sangkulirang hanya cukup di pergunakan untuk operasional, namun untuk belanja obat obatan di bebankan pada BLUD senilai 800 juta. Menurutnya, kebutuhan normal belanja obat-obatan harusnya mencapai 1 hingga 1,5 Milyar.

"Kita sudah belanjakan di April tapi kan belum datang semua obat kita. Dengan anggaran yang kurang itu kemudian sangat mempengaruhi stok ketersediaan obat kita, jangan kan di rumah sakit Sangkulirang semua puskesmas kita di setiap kecamatan stok obat kita hanya mampu bertahan satu sampai dua bulan saja, lewat dari pada itu yah nanti kita lihat seperti apa kondisinya," tandasnya.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maafnya atas kurangnya stok obat-obatan dan gangguan pelayanan di setiap rumah sakit dan puskesmas yang ada. Dirinya berharap secepatnya situasi tersebut dapat normal kembali.

Reporter : Al Gazali
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Dua Pencuri di Jember Bobol Toko Dekat Kantor Polsek, Diringkus Warga
Berita Selanjutnya Wiyono Nekat Bunuh Diri Diduga Terkait Kasus yang Saat Ini Diperiksa Kejari Malang

Komentar Anda