UniqMag

Safari Ramadhan, Plh Bupati Pamekasan Himbau Jajarannya untuk Ikuti Aturan

berita terkini
Plh Bupati Pamekasan Mohammad Alwi saat memberikan sambutan.

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id) - Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Pamekasan memasuki pelaksanaan hari ke-4 dari 7 hari yang direncanakan tahun ini. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Kadur dan Kecamatan Larangan, Kamis (24/05).

Safari ramadhan kali ini dihadiri Plh Bupati Kabupaten Pamekasan, Dandim 0826, Polres Pamekasan, Ketua Baznaz, Tokoh Masyarakat, Danramil, Kapolsek, Para Kepala Desa, dan undangan lainnya.

Plh Bupati Pamekasan, Mohammad Alwi dalam sambutannya menjelaskan alasannya kegiatan safari Ramadhan sekarang dilaksanakan pagi hari, sedangkan tahun sebelumnya digelar pada sore hari.

“Karena pagi hari intensitas kegiatan di kantor berkurang. Informasi atau pesan dapat disampaikan secara utuh tidak terburu-buru dan ibadahnya lebih banyak,” tuturnya.

Pihaknya melanjutkan, terkait Ramadhan setiap tahun Pemkab Pamekasan mengeluarkan edaran berdasar masukan-masukan dari para alim ulama beserta para tokoh untuk menghormati bulan suci Ramadhan.

“Edarannya adalah rutin, tapi pelaksananaanya kadang tidak sesuai dengan harapan. Mungkin edarannya tidak sampai, atau sampai tapi tidak dibaca," paparnya.

Alwi mengatakan dengan safari ramadhan tersebut, dapat menyampaikan pesan moral secara langsung kepada perangkat desa dan masyarakat dengan harapan mengikuti aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah seperti yang tercantum dalam surat edaran, seperti beberapa hal ini.

“Mengawali dan mengakhiri Ramadhan dengan mengikuti ketentuan dari Kementerian Agama. Alhamdulillah tahun ini awalnya sama semoga akhir juga sama. Kalau berbeda juga tidak apa-apa, tetapi ketidaksamaan jangan menjadikan kegaduhan," terangnya.

"Menyalakan pengeras suara luar sesuai jam yang telah diatur, dan dilarang bertakbir keliling menggunakan kendaraan bermotor," katanya melanjutkan.

Dilanjutkan Alwi, tugas perangkat desa, babinsa, babinkamtibmas adalah menginformasikan kepada takmir masjid dan musalla untuk merelay radio yang ada di Pamekasan karena kumandang adzannya sama. 

“Jam radio dan masjid Jamik dikalibrasi dengan time.is. Setelah itu disampaikan agar shalawat dihentikan pada saat adzan Magrib," paparnya.

Selain itu Alwi menghimbau pada TNI/Polri, ASN, Perangkat Desa agar pada pilkada di Kabupaten Pamekasan untuk netral sesuai aturan.

“Tidak ikut kampanye, tidak menggunakan fasilitas negara, tidak menguntungkan dan merugikan salah satu paslon. Harus tunduk pada UU No. 10 tahun 2016. Kampanye dilarang melibatkan ASN, TNI Polri, Perangkat Desa. Untuk ASN UU No. 53 tahun 2010 tentang Pegawai Negeri Sipil," tegasnya.

Tidak hanya itu, Ia juga mengingatkan pada Kepala Desa terkait bantuan sosial beras sejahtera dan Dana Desa serapannya harus dimaksimalkan dengan program yang maksimal.

“Mudah-mudahan tahap pertama tuntas dan penggunaannya bermanfaat bagi masyarakat. Jangan menyimpang dengan aturan penggunaan Dana Desa," pungkasnya.

Reporter : Sohebullah
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Jual 578 Pres Rokok, Pria di Jember Ditangkap Polisi
Berita Selanjutnya Diduga Arus Pendek, Dua Rumah di Kuantan Singingi Ludes Terbakar

Komentar Anda